Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf berbicara dalam sebuah wawancara dengan Reuters di Dubai (8/1). REUTERS/Jumana El Heloueh
Topik
Akhiri Pelarian, Januari Musharraf ke Pakistan
TEMPO.CO , Dubai - Mantan Presiden Pakistan Jenderal Pervez Musharraf akan kembali ke Pakistan pada akhir bulan ini. Namun ia dibayangi ancaman penangkapan karena dinilai gagal melindungi mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto yang terbunuh pada 2007.
Musharraf yang mengundurkan diri pada 2008 memilih bermukim di luar negeri dan menolak tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia membantah berada di balik pembunuhan Benazir Bhutto.
Di Dubai ia membuat video untuk menggalang dukungan bagi persiapan pemilu. Kini ia memimpin partai bernama Liga Muslim Seluruh Pakistan atau All Pakistan Muslim League.
Melalui video itu ia mengatakan akan berada di Pakistan mulai 27-30 Januari 2012. Pemilihan parlemen Pakistan dijadwalkan berlangsung pada 2013.
"Saya diancam dan diperingatkan. Tapi saya tak takut dengan berbagai tuduhan," ujar Musharraf dalam videonya. "Saya telah berperang dan akan kembali ke Pakistan."
Jenderal Pervez Musharraf memimpin parlemen militer dalam pemerintahan Pakistan sejak 1999. Tahun 2008 ia kalah dalam pemilu dan mengundurkan diri di tengah ancaman pemakzulan oleh parlemen.
Kini Pakistan diperintah oleh Presiden Asif Ali Zardari, duda mendiang mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto.
BBC | SATWIKA MOVEMENTI





