Melinda Dee (tengah). TEMPO/Aditia Noviansyah
Topik
Infografis
Korban Pembobolan Kaget Perubahan Malinda Dee
TEMPO.CO, Jakarta - Korban pembobolan dana nasabah Citibank oleh Inong Malinda Dee, Rohli bin Pateni, menilai sifat Malinda berubah selama lima tahun terakhir. Rohli tak menyangka Malinda yang sudah dipercaya mengelola keuangannya selama 18 tahun malah menipunya.
"Malinda sebelumnya baik, tapi lima tahun terakhir orangnya berubah," ujarnya saat bersaksi di persidangan dua staf Citibank yang diduga bekerja sama dengan Malinda, Novianty Iriane binti Emon dan Betharia Panjaitan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 10 Januari 2012.
Rohli mengakui Malinda Dee memiliki daya pikat. "Memang Malinda cakep, tapi belum tentu hatinya cakep," ujarnya disambut gelak tawa peserta sidang. Sebelumnya, Rohli sempat naik pitam saat dicecar pertanyaan oleh seorang anggota tim kuasa hukum terdakwa. Rohli merasa kuasa hukum memutar-mutar pertanyaan yang ditujukan padanya. Majelis Hakim sampai melerai perdebatan keduanya.
Rohli mengaku sudah 18 tahun menjadi nasabah Citigold Malinda Dee. Dia adalah pelaut sukses yang memiliki lima rekening. Empat rekening bermata uang rupiah, satu rekening dolar. Namun, Rohli tak menyebutkan kerugian yang ia alami dan yang sudah diganti oleh Citibank. "Berapanya saya tidak ingat," jelasnya.
Malinda Dee dalam melancarkan aksinya diduga dibantu dua staf Citibank, Novianty selaku cash officer dan Betharia selaku cash supervisor Citibank cabang Landmark, Kuningan, Jakarta Selatan. Kini baik Malinda maupun Novianty dan Betharia duduk di kursi terdakwa pengadilan negeri Jakarta Selatan.
INDRA WIJAYA





