Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad berjalan bersama Wakil Presiden Venezuela Elias Jaua (kanan) di Bandar Udara Simon Bolivar, Caracas, Venezuela, Minggu (8/1). REUTERS/Carlos Garcia Rawlins
Topik
Infografis
OPEC Tidak Akan Terlibat dengan Urusan Iran
TEMPO.CO , Caracas - OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) tidak akan terlibat dengan kebuntuan hubungan antara Iran dengan negara-negara Barat terutama menyangkut soal program nuklir.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Perminyakan Venezuela, Ramirez, Senin, 9 Januari 2012 selama kunjungan kenegaraan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ke Venezuela.
Republik Islam Iran bakal mendapatkan sanksi ekonomi Amerika Serikat dan negara Barat lainnya sehubungan dengan program pengayaan nuklir yang dianggap akan dijadikan alat pertahanan militer oleh Washington. Namun demikian, Iran bersikeras bahwa program tersebut semata-mata untuk tujuan damai.
"OPEC tidak akan terlibat dalam isu-isu menyangkut Iran," kata Ramirez kepada wartawan menyusul pertemuan antara Presiden Iran dengan rekannya, Hugo Chavez. Dia melanjutkan, "Sanksi hanya akan merusak pasar."
Iran dan Venezuela merupakan dua negara penghasil minyak terbesar di dunia yang sama-sama begabung dalam OPEC. Hubungan keduanya belakangan kian akrab karena dilatarbelakangi banyak kesamaan. Selain sebagai penghasil minyak dunia, kedua negara tersebut juga membenci kesombongan Amerika Serikat.
"Salah satu target yang sedang diincar Amerika Serikat adalah Iran. Oleh sebab itu, kami menunjukan solidaritas kami," ujar Chavez dalam jumpa pers bersama Ahmadinejad.
Selain untuk menjalin kerja sama dengan negara tersebut, kunjungan Ahmadinejad ke Venezuela juga dilakukan untuk meminta dukungan negara-negara Amerika Latin. Secara diam-diam, untuk menunjukkan solidaritasnya, Chavez mencari jalan keluar atas sanksi yang diterapkan Barat dan Amerika Serikat untuk mengatasi masalah ekonomi. Venezuela siap menyediakan bahan bakar dan uang tunai untuk Iran.
REUTERS | CHOIRUL





