Endang Rahayu Sedyaningsih. TEMPO/Imam Sukamto
Stok Obat Flu Burung Cukup Hingga Akhir Tahun
TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengklaim persediaan obat flu burung, tamiflu, cukup hingga akhir 2012. Stok yang masih banyak ini karena sepanjang tahun lalu kebutuhan tamiflu tak terlalu besar. "Batas kadaluarsa obat tersebut juga hingga akhir tahun ini," kata Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih usai Rakor Kesra Undang-Undang BPJS, Selasa, 10 Januari 2012.
Namun, Menteri Endang mengaku tidak ingat dengan persis tanggal kadaluarsanya. Demikian juga dengan angka pasti jumlah obat tamiflu yang tersedia.
Flu burung, menurut Endang, tetap menjadi masalah yang belum selesai. Tindakan pencegahan dan kewaspadaan mutlak dilakukan. Sebagai langkah pencegahan, masyarakat hendaknya tidak melakukan kontak terlalu dekat dengan unggas karena masih ada kemungkinan endemi pada unggas tersebut.
Endang mengatakan, Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dalam penanganan keadaan luar biasa flu burung pada unggas. Di antaranya dengan penyuluhan bersama bagi para peternak untuk menjaga kebersihan unggas ternaknya. Pemilik unggas piaraan juga dianjurkan melakukan vaksinasi.
Kasus flu burung kembali mencuat setalah Puguh Dwi Yanto, 23 tahun, Warga RT 10 RW 06, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara meninggal dan diduga terserang virus H5N1 tersebut. Sebelumnya, Puguh mengalami panas tinggi sejak malam perayaan tahun baru dengan suhu badan mencapai 37 derajat celsius. Pada Senin 2 Januari, Puguh dibawa berobat ke Rumah Sakit Satya Negara, Sunter, dan diduga mengalami infeksi lambung. Pada hari berikutnya, Puguh diduga menderita demam berdarah dan gangguan jantung.
Sabtu pekan lalu, dokter di RS Satya Negara merekomendasikan Puguh ke RSUD Tangerang yang memiliki instalasi khusus penderita flu burung. Akan tetapi, Puguh meninggal sebelum sampai di RSUD Tangerang. Almarhum lalu dimakamkan pada Minggu, 8 Januari di Tempat Pemakaman Budi Dharma, Semper, Cilincing, Jakarta Utara.
FRANSISCO ROSARIANS





