indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Tegal Siap Suplai Suku Cadang Mobil Esemka

Tegal Siap Suplai Suku Cadang Mobil Esemka

Teknisi melakukan pemeriksaan komponen mesin yang di rakit oleh para siswa SMKN 1 Jakarta, kamis (05/01) Dengan kapasitas mesin 1500 CC Twin Cam 16 valve, dengan bahan logam tertentu yang masih di impor dari luar dibuat mampu bersaing dengan produk mesin mobil ternama. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Tegal - Wali Kota Tegal Ikmal Jaya mengatakan, industri logam di wilayahnya bisa mensuplai suku cadang mobil Esemka. Kreativitas perajin logam di daerahnya mampu memproduksi sejumlah suku cadang mesin seperti mesin tekstil, alat pengebor minyak, dan otomotif. Juga, dalam merakit bodi bus. “Siap berkontribusi bila mobil Esemka diproduksi secara nasional,” kata Ikmal di kantornya, Selasa 10 Januari 2012.

Karena itu, dalam waktu dekat segera mengirim sejumlah tenaga didik dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Tegal berkunjung ke Solo. Menurut dia, kehadiran mobil Esemka yang digunakan oleh Wali Kota Solo Joko Widodo merupakan peluang emas bagi Tegal yang mencanangkan Tegal Bisnis 2012. Ia yakin perajin industri logam di Kota Tegal bisa diandalkan menjalin kerja sama untuk menyediakan kebutuhan industri otomotif nasional.

Namun, Adi Mulyadi, warga Tegal yang pernah bekerja di PT Texmaco meragukan optimistik sang wali kota. Menurut Adi, kontribusi terhadap suku cadang tak mudah. Ia beralasan, uji kekuatan hasil produksi mesin yang pernah dilakukan selalu gagal. “Tak semudah membalik telapak tangan,” kata Adi. Hal ini terjadi ketika blok mesin jenis anggkutan berat yang dibuat Texmaco pecah saat uji coba. “Kualitas cor blog mesin di sini masih kalah dengan luar negeri,” katanya.

Namun, ia tetap mendukung gagasan yang telah dilontarkan wali kota ini. Dia menyarankan, untuk memproduksi suku cadang mesin otomotif perlu diimbangi dengan kreativitas perajin untuk terus melakukan penelitian lebih lanjut.

EDI FAISOL

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X