REUTERS/Andrew Caballero-Reynolds
Topik
''Hujan 3 Hari ke Depan Tak Disertai Angin Kencang''
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Sub Bidang Informasi Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Kukuh Rubidiyanto mengatakan angin kencang yang menyertai hujan di Jakarta dan sekitarnya akan berkurang dalam tiga hari ke depan. Sebab saat ini, kata Kukuh, wilayah Ibu Kota sudah melewati masa transisi dan masuk ke masa musim hujan.
“Angin kencang yang merusak itu umumnya ada di masa transisi,” kata Kukuh saat dihubungi pada Selasa malam, 10 Januari 2012. “Angin akan tetap ada, tetapi tidak merusak,” katanya.
Kukuh mengatakan angin kencang yang kemarin sempat membuat dahan-dahan rusak, pohon-pohon tumbang, dan baliho roboh berpotensi menurun pada hari-hari mendatang. Indikasinya, menurut Kukuh, pola pembentukan awan sudah berganti. “Kalau kemarin awan besar menggumpal, pekat, dan hitam. Sekarang tipis dan merata,” kata Kukuh.
Kukuh mengatakan tiga hari lalu hujan kerap terjadi menggantikan cuaca yang cerah. “Pagi panas, lalu sore hujan,” kata dia.
Awan yang muncul pada siklus seperti itu adalah awan-awan yang pekat dan menggumpal besar. Di siklus seperti itu potensi munculnya angin kencang yang merusak tinggi. Sementara saat ini hujan hampir merata sepanjang hari. Potensi angin kencang yang merusak pun turun.
Kukuh mengatakan puncak musim hujan tahun ini akan terjadi pada akhir Januari hingga awal Februari. Ia memperkirakan hujan akan terus terjadi hingga April dan Maret. “Setelah itu baru masuk musim kemarau,” katanya.
ANANDA BADUDU





