foto

Evakuasi jasad dua pendulang tradisional korban penembakan di Mile 38, Kawasan PT Freeport Indonesia, Timika, Papua (21/10). ANTARA/Spedy Paereng

Jenazah Karyawan Freeport Tiba di Manado

TEMPO.CO, Manado - Jenazah Thomas Bagenza, karyawan PT Freeport yang tewas diberondong peluru orang tak dikenal di Papua, Senin 9 Januari lalu, hari ini, 11 Januari 2011, pukul 20.00 WITA tiba di Bandar Udara Sam Ratulangi Kota Manado, Sulawesi Utara dengan menunggang  Lion Air.



Kedatangan jenazah Thomas disambut tangis keluarga dan ratusan warga yang datang ke Bandar Udara Sam Ratulangi. Jenazah sendiri dimasukan ke dalam kargo. Sempat terjadi kericuhan pada saat jenazah korban tiba di gudang kargo. Karena petugas bandara  tak mengijinkan keluarga untuk masuk ke dalam ruang  kargo.



Saling bentak dan saling dorong sempat terjadi di depan pintu masuk gudang kargo yang terletak di dekat pintu keluar Bandar Udara Sam Ratulangi. Namun, keributan cepat diredam, setelah petugas memperbolehkan keluarga masuk. Tetapi jumlah orang yang diijinkan masuk dibatasi. 



Selanjutnya, jenazah Thomas  dibawa pulang di rumah duka di Kelurahan Tanjung Batu Lingkungan II Kecamatan Wanea Kota Manado. Sebanyak  25 kendaraan mobil dan belasan kendaraan motor tampak mengiringi mobil jenazah. Kondisi ini  tampak menyolok karena pada disaat yang bersamaan di Kota Manado  ada pelaksanaan kegiatan Asean Tourism Forum.



Istri korban, Deitje Pantouw kepada wartawan menyatakan, jenazah suami akan dikuburkan pada Jumat mendatang.



Thomas Bagenza, karyawan PT Freeport Indonesia  tewas mengenaskan setelah mobil yang dikemudikannya dengan membawa penumpang Mobil Nasyun Naboth Simopiaref diberondong peluru oleh orang tak dikenal, pada 9 Januari 2012. Mobil yang dikendarai diberondong tembakan. Saat ditemukan kondisi mobil dalam keadaan terbalik dan terbakar.




ISA ANSHAR JUSUF