foto

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dalam keadaan sakit di Pengadilan tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (04/01). TEMPO/Seto Wardhana

Nazaruddin Mengeluh Nyeri Ulu Hati  

TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Rumah Tahanan Cipinang, Yulius M. Sumardi, mengatakan terdakwa kasus suap wisma atlet, Muhammad Nazaruddin, mengeluhkan kondisi kesehatannya ke tim dokter sejak kemarin, Selasa, 10 Januari 2012.

Nazar--panggilan Nazaruddin--datang ke Poliklinik Rumah Tahanan mengeluhkan rasa nyeri di bagian ulu hati dan merasa terbakar di bagian punggungnya.

Namun, dokter menilai kondisi kesehatan Nazar masih normal. "Tensi (darah) baik 100/60, dengan nadi 90 per menit," kata Yulius saat memberikan keterangan kepada Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu, 11 Januari 2012.

Yulius melaporkan, berdasarkan pemeriksaan kesehatan pagi hari tadi kondisi alat-alat vital Nazaruddin dalam keadaan normal. Akan tetapi, Nazaruddin muntah-muntah sampai empat kali sebelum berangkat ke pengadilan.

"Pukul 08.00 WIB kami periksa alat vitalnya normal, terakhir ketika akan berangkat pukul 10.00 WIB, dia muntah untuk keempat kalinya," kata Dokter Yulius.

Yulius menyatakan, tim dokter sudah menyarankan menjalankan terapi, meminum obat-obatan secara oral dan infus. Akan tetapi, Nazaruddin menolak diinfus karena merasa masih kuat. Pada saat itu, Nazaruddin dinyatakan menderita Gastristis (maag) akut.

Sebelumnya, majelis hakim menskors sidang karena tidak hadirnya Nazar. Sidang hari ini rencananya akan mendengarkan keterangan tiga orang saksi, yakni Dadong Irbarelawan, Mindo Rosalina Manulang, dan Muhammad El Idris.

Pekan lalu, sidang Nazar ditunda gara-gara Nazar muntah-muntah sampai dua kali di tengah jadwal sidang. Kondisi bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu diduga drop saat melihat anak buahnya, Rosa, menangis.

FRANSISCO ROSARIANS



Berita Terkait
Mengaku Masih Sakit, Nazar Tetap Disidang
Nazar Belum Dipastikan Bisa Jalani Sidang    
Nazar Muntah, Rosa Menangis
Nazaruddin Mengeluh Nyeri Ulu Hati  
Dokter-Rekomendasikan-Nazaruddin-ke-Rumah-Sakit