foto

TEMPO/Ramdani

Demokrat Tak Keberatan Ada ''Orang Lama'' di KPU  

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Gede Pasek Suwardika, meminta semua pihak tak berpolemik soal anggota Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu yang kembali mencalonkan diri dalam seleksi periode ini. Menurutnya, Demokrat akan membiarkan panitia seleksi bekerja terlebih dahulu dan menyerahkan nama calon ke DPR.

"Kami meminta jangan ada intervensi atau mempengaruhi pansel dengan statement," ujarnya kepada Tempo, Rabu, 11 Januari 2012. Setelah panitia seleksi memutuskan 14 calon yang diajukan ke Dewan, barulah partainya akan mengambil sikap. "Kita serahkan pada Pansel dulu. Biarlah Pansel yang meneliti, mengkaji, dan menilai semua rekam jejak figur-figur yang mendaftar."

Sejumlah anggota KPU dan Bawaslu periode lalu mendaftar seleksi calon anggota KPU/Bawaslu periode 2012-2017. Misalnya I Gusti Putu Artha, Sri Nuryanti, Bambang Eka Cahya Widodo, serta Nur Hidayat Sardini. Mereka bahkan telah lolos seleksi administrasi.

Majunya sejumlah anggota KPU lama ini mendapatkan tantangan dari DPR. Golkar menolak komisioner lama yang mereka anggap gagal menjalankan tugasnya mengawal Pemilu 2009 lalu.

Pasek menilai tak ada yang salah dengan pencalonan komisioner lama karena DPR dapat mengeliminir mereka pada saat uji kepatutan dan kelayakan jika memang mereka terbukti tak layak. Ia juga yakin tim seleksi akan melakukan tugasnya dengan profesional dan terukur. "Pansel kan orang-orang yang berkompeten. Kami percayakan dengan segala pertimbangan di sana," ujarnya.

FEBRIYAN