Sriwijaya Air . (TEMPO) ADITYA HERLAMBANG PUTRA
Kamboja Minta Penerbangan Langsung ke Yogyakarta
TEMPO.CO, Manado - Menteri Pariwisata Kamboja Thong Khon minta Indonesia agar membuka jalur penerbangan langsung melalui Yogyakarta. Hal itu disampaikan oleh Irjen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif I Putu Gustilaksaguna, Kamis pagi, 12 Januari 2012.
"Mr Thong request agar dibuka direct fligt antara Indonesia ke Siem Reap. Ramon meminta Yogyakarta sebagai pintu Indonesia," ujar Putu menirukan ucapan Menteri Pariwisata Kamboja.
Penerbangan langsung ini rencananya dirancang perusahaan penerbangan Sriwijaya Air dan Batavia Air. "Sriwijaya dan Batavia akan mencoba untuk membuka direct flight ini. Tapi saat ini baru dalam tahap penjajakan," tutur Putu.
Menurut Putu, Menteri Kementerian Pariwisata Mari Elka Pangestu setuju dengan kerja sama bilateral ini. "Kerja sama ini diistilahkan Ibu Mari, sister province, yakni antara Jateng (Yogyakarta) dan Siem Reap," kata Putu. Dalam sister province ini, nantinya yang akan diperhatikan adalah pengembangan pariwisata di antara dua negara.
Dia mengatakan Kamboja menyadari Indonesia dan negaranya punya sektor pariwisata yang sama, yakni situs purbakala. "Harapannya ada penerbangan langsung, sehingga untuk sister site antara Candi Borobudur dan Angkor Wat sama-sama bisa berkembang," ujar Putu.
Putu menambahkan, Menteri Mari juga memberi usulan trail of heritage site. "Karena, menurut beliau, Indonesia juga memiliki banyak heritage site." Selain itu pengembangan safari juga menjadi sasaran rencana bilateral Kamboja-Indonesia.
AYU PRIMA SANDI





