Evakuasi korban terbakarnya kapal roro Laut Teduh 2 yang di Selat Sunda. ANTARA/Asep Fathulrahman
Kementerian Luar Negeri Terima Nama ABK WNI
TEMPO.CO , Jakarta:Juru bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene membenarkan insiden melobatkan sejumlah anak buah kapal asal Indonesia. “Empat orang dalam kondisi baik, sedangkan tiga orang terluka,” kata Tene Rabu 11 Januari 2012 kemarin.
Kepala Sub Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, Edy Wardoyo mengatakan, pihaknya sudah menerima daftar ketujuh ABK kapal motor Jeong Woo 2 dari KBRI di Wellington. “Kami sudah mencari agen kapal itu dan sudah ditemukan berkantor di Jakarta Pusat,” ujarnya kemarin. Namun, pihak keluarga ketujuh ABK belum dihubungi karena masih mencari tahu alamat mereka.
Adapun penyebab kapal motor itu terbakar belum diketahui.
Namun sumber api, menurut Agus, berasal dari salah satu kamar kru kapal. Menurut Agus, kapal motor itu berlayar mencari ikan Tooth fish di perairan Antartika. “Harga ikan itu luar biasa mahal,” ujarnya.
Kapal ikan Korea Selatan, Rabu, 11 Januari 2012, dikabarkan terbakar di lautan Antartika, menyebabkan tiga awak kapal hilang dan tujuh warga negara Indonesia yang ada dalam kapal tersebut tak jelas nasibnya.
Menurut Rescue Coordination Centre New Zealand (RCCNZ), kapal bernama Jeong Woo 2 itu hingga saat ini masih diselimuti api dan tampaknya bakal tenggelam setelah menabrak gundukan es.
MARIA RITA | SITA PLANASARI
BERITA TERKAIT
Kapal Ikan Korea Selatan Terbakar di Antartika





