foto

Che, Vokalis band Konspirasi berteriak menggelegar saat membawakan musik beraroma politik di Javarockingland beberapa waktu silam. TEMPO/Jacky Rachmansyah

Februari, Konspirasi Luncurkan Album Kritik Sosial  

TEMPO.CO, Jakarta - Grup band Konspirasi segera mengeluarkan album perdananya. Album yang mereka buat mengusung berbagai tema yang berbau kritik sosial. “Rencananya bulan Februari ini (2012) kami luncurkan,” ujar Marcell Siahaan, drummer Konspirasi.

Keberadaan Marcell punya warna tersendiri dalam grup ini. Ia yang lebih dulu dikenal sebagai penyanyi pop seolah menemukan penyaluran identitasnya bersama Edwin Sofak (gitaris), Chandra Johan (vokali, dan Romny Sofyan (bass).

Konspirasi punya ciri yang cukup berbeda dibanding band pada umumnya. Sejak dibentuk tahun lalu, grup ini banyak terinspirasi oleh gaya bermusik grup rock 90-an, seperti Nirvana, Sound Garden, dan Silver Chair.

Menurut Marcell, tema sosial itu sengaja dipilih mengingat bobroknya kondisi politik dan mental masyarakat di Tanah Air. “Masyarakat sekarang sangat mengalami degradasi. Merasa religius, padahal sebenarnya tidak. Merasa paling benar sendiri, padahal tidak. Yang kita kritik di sini bukan agamanya, tapi pemeluknya,” kata Marcell.

Meski demikian, grup ini masih memberikan ruang bagi lagu-lagu bertema cinta, meski itu mereka kemas dalam bentuk yang berbeda

RIKY FERDIANTO