foto

Boediono. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Wapres Boediono Masih Berani Santap Kambing Guling  

TEMPO.CO, Cianjur-Tak ada kata "pantang" bagi Wakil Presiden Boediono dalam hal makanan. Bulan depan usianya akan menginjak 69 tahun. Tetapi ia tampak terlihat asyik menikmati berbagai jenis makanan yang biasanya dipantang orang-orang berumur--tak terkecuali kambing guling.



 



Saat menikmati makan malam bersama wartawan dalam "media gathering" di Istana Cipanas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 14 Januari 2012, terlihat jelas pengajar di Universitas Gajah Mada ini masih bisa menikmati santapan apa saja. "Saya enggak ada pantangan. Saya makan apa saja," katanya santai sambil melumuri seporsi kambing guling dengan sedikit kecap manis. Padahal, sebelum menyantap daging merah berkolesterol tinggi itu, suami Herawati ini telah melahap sate ayam dan bakmi goreng.



 



"Ayo dicoba, enak lho,"ujar pria kelahiran Blitar, 25 Februari 1943 ini menawarkan kambing guling kepada wartawan sambil tersenyum. Boediono benar-benar terlihat menikmati santapannya.

"Bapak enggak takut makan apa saja karena Bapak rajin olah raga sih," celetuk seorang wartawan. Mendengar itu, Boediono hanya tertawa lalu menutup makan malamnya dengan wedang ronde hangat.

Sebelum menggelar makan malam bersama, pagi harinya Boediono memang sempat berolah raga jalan cepat mengelilingi Istana Cipanas. Tak kurang dari delapan putaran berjarak lebih kurang 4,8 kilometer ia lakoni dengan mulus. Lebih dari 100 orang mengikuti hobi yang biasanya dilakukan Boediono seminggu dua kali ini.



 



Sayang, tak banyak pengekornya yang sanggup bertahan. Awalnya ada ratusan peserta yang mengikuti, namun saat finish hanya tersisa kurang dari 30 orang. Di antara mereka yang tersisa ada 12 pewarta, beberapa deputi, dan pastinya pasukan pengamanan presiden (Paspamres) yang setia mengawal Wapres ke mana pun pergi.



 



Hmm...rupanya yang muda dan berpantang makanan justru kalah stamina dibanding Boediono yang sudah berumur, dan tak kenal pantangan pula!

MUNAWWAROH