foto

TEMPO/Fatkhurrohman Taufiq

PT KAI Tolak Penumpang Bonek

TEMPO.CO, Yogyakarta- PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VI Yogyakarta, menolak melayani supporter bola pendukung Persebaya Surabaya, yang disebut orang bonek, yang hendak menyaksikan laga timnya melawan Persija Jakarta, di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, Senin 16 Januari 2012 sore.

“Tidak hanya bonek dari Surabaya, kami juga tidak melayani supporter lain seperti Viking (Persib Bandung), Pasopati (Solo), dan lainnya. Kami sudah kapok karena selalu merusak,” kata Juru Bicara PT KA Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto, Senin (16/1).

Kapoknya PT. KAI mengangkut supporter bola, mengingat kerugian yang dialami setiap kali mengangkut supporter bola, mencapai ratusan juta rupiah. Sebab, kereta sering menjadi sasaran empuk perang antar suporter. “Kaca pecah, kursi dilepas jadi tameng, penumpang tak bersalah ikut kena perangnya. Sudah cukup semua itu,” kata dia.

Sedangkan Juru Bicara Kepolisian DIY, Ajun Komisaris Besar Polisi Anny Pudjiastuti, mengatakan untuk mengantisipasi suporter bonek merusuh kembali di Yogyakarta, polisi akan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup. “Kami akan tindak tegas jika mereka berulah,” kata Anny. Pengamanan terbuka, juga dilakukan di stasiun Lempuyangan.



PRIBADI WICAKSONO