Empat dari sepuluh buruh galian kabel korban penembakan dua Orang Tak Kenal (OTK) di Desa Blang Cot, Kecamatan Jeumpa, menjalani perawatan medis di ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Dr Fauziah Bireuen, Provinsi Aceh beberapa waktu lalu. ANTARA/Rahmad
Topik
Infografis
Tiga Korban Penembakan Aceh Dipulangkan
TEMPO.CO, Banda Aceh - Tiga orang korban luka tembak dalam insiden di Aceh dipulangkan ke daerahnya masing-masing di Pulau Jawa karena kondisi kesehatannya sudah membaik, Rabu, 18 Januari 2012.
Mereka adalah Hasanuddin, 40 tahun, yang menjadi korban penembakan dalam insiden di Bireuen, kemudian Agus Swetnyo, 35 tahun, dan Sotiku Anas, 25 tahun, pekerja bangunan yang ditembak dalam insiden di Sukamakmur, Aceh Besar. Mereka sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Dr, Zainoel Abidin, Banda Aceh, selama dua pekan.
Safwan Abdullah, pemilik proyek bangunan yang dikerjakan Agus dan Anas, mengatakan kondisi mereka sudah pulih dan sudah diizinkan pulang oleh dokter di RSU Dr, Zanoel Abidin. “Saya memulangkan mereka walaupun agak berat. Mereka dapat kembali kapan saja kalau suasana di Aceh sudah baik,” ujarnya.
Menurut Safwan, mereka berasal dari Jawa Tengah dan sudah lama dipekerjakan dalam proyek-proyek yang dikelolanya sejak tahun 2007. “Mereka bergantian datang dan bekerja di proyek,” katanya.
Sebelumnya, Direktur RSU Dr, Zainoel Abidin, Dr, Taufik Mahdi mengatakan, kondisi para korban penembakan sudah membaik setelah peluru yang bersarang di tubuh mereka dikeluarkan oleh tim di rumah sakit. “Kondisi mereka sudah stabil, hanya perlu pemulihan psikologis,” ujarnya pekan lalu.
Insiden penembakan yang terjadi di Aceh sejak malam akhir tahun 2011 telah merengut enam korban jiwa dan melukai 10 orang lainnya. Insiden terjadi di wilayah Aceh Utara, Bireuen, Aceh Besar, dan Banda Aceh. Sampai saat ini polisi belum berhasil mengungkap dalang di balik teror tersebut.
ADI WARSIDI





