foto

Aburizal Bakrie. TEMPO/Imam Sukamto

Ical Bungkam Soal Ruang Banggar  

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak mau menanggapi tudingan terhadap anak buahnya di partai, Melchias Markus Mekeng, dalam proyek renovasi ruang Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat yang menelan anggaran Rp 20 miliar. Ketua Badan Anggaran DPR Mekeng belakangan santer disebut sebagai salah satu nama yang mengusulkan spesifikasi dan perabot untuk ruangan itu.

Aburizal--atau akrab disapa Ical--menyatakan usulan apa pun boleh saja disampaikan. Berapa pun nilainya, bahkan sampai mencapai Rp 20 miliar sekalipun. "Tidak menjadi soal apakah kemudian disetujui atau tidak, saya tidak tahu," katanya kepada wartawan di gedung MPR/DPR, Rabu, 18 Januari 2011.

Selain itu, menurut dia, jika kemudian usulan sudah dijalankan, berarti sudah tidak ada yang bisa dilakukan. "Kalau masuk dalam program, mau diapakan?" kata Ical. "Harus dibedakan secara etis dan secara hukum," katanya.

Renovasi ruang Badan Anggaran ini menjadi bahan gunjingan karena anggaran yang dihabiskan dianggap sejumlah kalangan terlalu besar. Bahkan kursinya saja didatangkan dari Jerman. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) dan sejumlah anggota DPR akhir pekan lalu sudah melaporkan proyek ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

EZTHER LASTANIA