Yahoo. REUTERS/Fred Prouser
Topik
Pendirinya Mundur, Saham Yahoo! Malah Terdongkrak
TEMPO.CO, California - Salah satu pendiri Yahoo! Inc, Jerry Yang, yang memulai perusahaan pada 1995, menyatakan mundur. Keputusan itu diambil tepat dua pekan setelah salah satu pionir Internet ini menunjuk bos Paypal, Scott Thompson sebagai CEO baru.
Beberapa jam setelah pengumuman mundur Jerry Yang, penjualan saham Yahoo! naik. Di bursa Wall Street, saham Yahoo! naik 3 persen dalam beberapa jam setelah pembukaan.
Para analis berspekulasi, mundurnya Yang memang dikehendaki pasar. "Beberapa investor melihat Jerry Yang sebagai duri di tubuh Yahoo!," kata Herman Leung, analis pada Susquehanna Financial Group. Ia mengaku, mundurnya Yang sudah diprediksi sebelumnya, walau keputusan yang dibuat cukup mengejutkan karena dia mundur dari tiga jabatan sekaligus, yaitu di Yahoo! Jepang, Alibaba, serta Yahoo! Inc.
"Saya berpikir bahwa Jerry adalah seorang tahanan seumur hidup di Yahoo!," katanya. Yang lebih menarik dicermati, katanya, adalah apa yang akan dilakukannya setelah mundur."
Sementara Rick Summer, analis pada Morningstar menyatakan pada Reuters bahwa Yang dipandang para investor sebagai halangan bagi langkah bisnis Yahoo!. "Ini adalah perusahaan yang telah terperosok oleh sekelompok kepentingan yang bersaing dengan arah yang berbeda. Kita pasti bisa melihat kembali ke beberapa tahun yang lalu ketika mereka tidak bisa mendapatkan jalan keluar yang sukses atau mandeknya pembicaraan dengan Microsoft. Kita jelas tahu bahwa itu bukanlah suatu tindakan sangat bijaksana," katanya.
Yang sendiri telah mengemukakan hal itu secara resmi pada Dewan Direksi Yahoo. "Masa kerja saya di Yahoo, dari sejak berdirinya sampai sekarang, telah memberi saya pengalaman yang paling menggembirakan dan menyenangkan dalam hidup saya. Namun, sudah tiba waktunya buat saya untuk mengejar keinginan lain di luar Yahoo," kata Yang di dalam surat kepada Ketua Dewan, Roy Bostock.
Mulai menjalankan Yahoo! pada 1995, Yang dilaporkan telah menjadi orang yang menghalangi upaya Microsoft untuk memiliki Yahoo! pada 2008 dengan nilai US$ 47,5 miliar.
Awal Januari, Yang juga dilaporkan mengatakan kepada perusahaan modal swasta utama bahwa ia dan anggota lain Dewan Yahoo takkan mendukung upaya pengambilalihan seluruh perusahaan itu. Sebagian pemegang saham Yahoo! telah menyerukan pengunduran diri Yang setelah itu
TRIP B | REUTERS





