Petugas berusaha memadamkan api usai penyerangan kelompok militan terhadap truk pembawa kendaraan militer dan barang di Sangjani, dekat Islamabad, Pakistan, Rabu (9/6). AP Photo / B.K.Bangash
Topik
Pakistan Tolak Kunjungan Utusan Khusus Amerika
TEMPO.CO, Islamabad - Pakistan menolak kunjungan utusan khusus Amerika Serikat untuk Afganistan dan Pakistan, Marc Grossman. Penolakan ini menyusul meningkatnya ketegangan hubungan kedua negara. Namun demikian, tidak disebutkan alasan yang sesungguhnya.
"Duta Besar Grossman menanyakan soal kunjungannya ke Pakistan. Kami jelaskan kepadanya bahwa saat ini momennya tidak tepat," kata seorang pejabat senior Amerika Serikat seraya meminta namanya tak disebutkan kepada Reuters, Rabu, 17 Januari 2012.
Hubungan antara Islamabad dengan Washington anjlok di titik terendah dalam beberapa tahun belakangan sehubungan dengan serangan NATO, 26 November 2011, di lintas batas. Insiden ini menyebabkan 24 serdadu Pakistan tewas.
Meningkatnya ketegangan hubungan kedua negara dapat mengancam upaya perdamaian di negara tetangga, Afganistan, bersamaan dengan penarikan pasukan Amerika Serikat dari sana.
Kerja sama dengan Pakistan memasuki tahap krusial sebab negeri ini memiliki sejarah panjang berhubungan dengan kelompok militan Taliban yang kini sedang dalam tahap negosiasi dengan pemerintah Pakistan.
Pada awal Desember lalu, Pakistan mengatakan negerinya telah memutuskan untuk meninjau kembali kerja samanya dengan Amerika Serikat dan NATO. Namun demikian, keputusan peninjauan kembali itu belum disampaikan ke parlemen.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Mark Toner, Selasa, 17 Januari 2012, mengatakan keputusan Pakistan peninjuan kembali itu disampaikan sebelum kunjungan Grossman yang dilakukan pekan depan.
Perjanjian Washington dengan Islamabad memburuk sejak peistiwa Januari 2011 soal pembunuhan dua warga Pakistan oleh agen CIA. Selain itu, militer Pakistan dibikin malu oleh pasukan komando Amerika Serikat ketika mereka secara rahasia membunuh pemimpin Al-Qaidah Usamah bin Ladin. Menurut Pakistan, serangan tersebut merupakan pelanggaran kedaulatan negara.
REUTERS | CHOIRUL





