Seorang anggota Tim Gegana Penjinak bom dari satuan Brimob Polda Sulteng memcoba memerikasa paket yang diduga bom di Hotel Mery Glow, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (24/12). ANTARA/Fiqman Sunandar
Topik
Infografis
Granat dalam Tas Plastik Gegerkan Warga Kupang
TEMPO.CO, Kupang - Warga RT 10 RW 4 Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 18 Januari 2012 digegerkan dengan penemuan tas plastik berwarna hitam yang berisi tiga granat nanas.
Tas mencurigakan itu ditemukan Susana Finit sekitar pukul 06.30 Wita di pintu rumah miliknya. Namun, tidak diketahui siapa yang menaruh tas tersebut. "Awal ditemukan saya tidak tahu itu granat," kata Susana kepada wartawan, Rabu siang, 18 Januari 2012.
Merasa ketakutan, Susana memanggil tetangga untuk mengecek benda tersebut. Setelah dicek baru diketahui tas plastik hitam itu berisi granat. Warga pun langsung melaporkan penemuan itu kepada aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Maulafa yang kemudian meneruskan laporan kepada Tim Gegana Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.
Dalam sekejap ratusan warga memadati lokasi untuk melihat dari dekat granat Tim Gegana yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi tas tersebut untuk diidentifikasi lebih lanjut. "Kami belum tahu apakah granat itu aktif atau tidak. Masih dalam penyelidikan Tim Gegana," ujar Kapolsek Maulafa, Ajun Komisaris Iwan Iswahyudi
YOHANES SEO





