TEMPO/Dasril Roszandi
Topik
Isuzu Target 8 Persen Pasar Truk Medium
TEMPO.CO, Jakarta - PT Isuzu Astra Motor Indonesia menargetkan merebut delapan persen dari pangsa pasar truk medium nasional tahun ini. Upaya penetrasi pasar diwujudkan melalui lima varian Isuzu Giga yang diluncurkan sejak Juli lalu.
Menurut Kepala Pemasaran Produk Isuzu Astra, Edy Jusuf Oekasan, penjualan truk medium Giga tahun ini ditargetkan mencapai 2.000 unit. Angka ini relatif kecil jika dibanding total target pasar truk medium secara nasional yang mencapai 24.500 unit.
"Untuk tahap awal kami memasang target moderat," kata dia saat meluncurkan truk medium Giga F Series di Grand Hyatt, Rabu 18 Januari 2012.
Pada pertengahan 2011 Isuzu Astra meluncurkan varian Giga FVZ dan FRR. Giga FVZ merupakan truk medium berkapasitas angkut paling besar, 26 ton, yang ditujukan untuk bisnis pertambangan dan perkebunan.
Varian truk ini memiliki penggerak roda 6x4 dengan kekuatan 285 Ps. Sedangkan Giga FRR merupakan varian paling ringan, 14 ton, dengan kekuatan 190 PS dan berpenggerak 4x2. Edy mengatakan sejak diluncurkan hingga saat ini ketiga varian tersebut telah terjual 800 unit.
Tahun ini ada tiga varian Giga baru yang dilempar ke pasaran, yakni FTR, FVR, dan FVM. Giga FTR merupakan medium truk 4x2 dengan torsi besar dan diperuntukkan perjalanan jauh seperti aplikasi kargo, open cargo, dan wing box. Sementara Giga FVR cocok untuk aplikasi dump truck, tangki, serta truk gandengan.
Varian ini memiliki kekuatan 240 PS. Terakhir Isuzu Giga FVM diperuntukkan angkutan jarak menengah. Truk ini memiliki daya angkut 26 ton.
Presiden Direktur Isuzu Astra, Yohanes Nangoi, mengatakan dalam jangka panjang ia optimistis bisa menggenjot penjualan Giga karena varian ini merupakan satu-satunya truk yang menggunakan teknologi heavy duty common rail.
Teknologi yang biasa diterapkan di kendaraan penumpang (MPV) ini bisa menghemat bahan bakar hingga 12 persen. "Giga akan diminati karena memenuhi kriteria truk komersial masa depan yang menuntut penghematan bahan bakar," ujarnya.
Selain itu penjualan Giga juga disokong oleh jaringan suku cadang yang memadai. Saat ini Isuzu menyediakan 20 miliar suku cadang Giga yang akan disebar di 1.600 toko di 264 kota.
Untuk mendukung operasi pertambangan dan perkebunan di area terpencil, Isuzu juga membangun 7 outlet satelit yang tersebar dari Aceh hingga Papua. "Jaringan ini untuk mendukung dealer resmi yang ada di kota-kota besar," kata Yohanes.
FERY FIRMANSYAH





