Sejumlah buruh asal Bekasi berunjuk rasa di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jawa Barat di Bandung, Kamis (19/1). Mereka menuntut Apindo untuk mengikuti besaran UMK wilayah Bekasi yang telah disahkan oleh gubernur. TEMPO/Prima Mulia
Topik
Lima Ribuan Buruh Tutup Kawasan Industri Cikarang
TEMPO.CO, Jakarta - Lima ribuan pekerja pabrik dari organisasi Buruh Bekasi Menggugat menutup kawasan industri MM2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis sore, 19 Januari 2012. Aksi tersebut mereka lakukan setelah Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Bekasi tak memenuhi janjinya mencabut gugatan upah minimum kota/kabupaten 2012.
Koordinator Buruh Bekasi Menggugat, Obon Tabroni, mengatakan buruh menutup kawasan industri setelah mengikuti sidang gugatan UMK di Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung, Jawa Barat, Kamis siang tadi.
Sekitar 200 buruh yang hadir kemudian kembali ke Bekasi dan bergabung dengan ribuan buruh lainnya. Mereka menggelar aksi demonstrasi di perempatan tak jauh dari pintu keluar tol Cibitung. "Apindo tak punya iktikad baik untuk memenuhi janjinya," kata Obon saat dihubungi wartawan, Kamis sore, 19 Januari 2012.
Aksi buruh tersebut melumpuhkan aktivitas industri di kawasan MM2100. Tuntutan buruh, kata Obon, hanya meminta Apindo melaksanakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat terkait dengan besaran UMK 2012.
Para buruh mendesak nilai UMK sebesar Rp 1.491.866 per bulan, upah sektor dua Rp 1.715.645, dan upah sektor satu Rp 1.849.913 per bulan. Ahad malam pekan lalu, dalam pertemuan antara Apindo dan serikat buruh bersama Bupati Bekasi Sa''dudin, Apindo bersedia mencabut gugatan UMK. "Apindo segera mencabut gugatan," kata Ketua Apindo Kabupaten Bekasi, Sutomo, kepada serikat buruh saat itu.
Setelah pernyataan tersebut buruh membatalkan rencana menutup tujuh kawasan industri selama 16-19 Januari 2012. Tapi Apindo ingkar, sidang gugatan terhadap UMK yang dinilai pengusaha terlampau tinggi tetap digelar.
Aksi buruh menyebabkan kemacetan di ruas jalan Cibitung menuju kawasan industri MM2100 sepanjang lima kilometer. Menurut Obon, rencana menutup kawasan industri akan mereka lakukan mulai hari ini. "Kami tutup," katanya.
Namun aksi tersebut ditentang petugas keamanan. Saat berita ini ditulis, polisi dari Metropolitan Bekasi Kabupaten berusaha membubarkan paksa demonstran.
Aksi buruh juga dilakukan oleh ribuan karyawan Kawasan Berikat Nusantara Cilincing, Jakarta Utara. Mereka berunjuk rasa menuntut kenaikan Upah Sektoral Provinsi sebesar 20 persen pada Kamis, 19 Januari 2012.
Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia, Thomas, mengatakan aksi hari ini sekaligus mengawal kenaikan upah sektoral oleh Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta. "Massa kami bagi dua, ada yang bergerak ke Dinas Tenaga Kerja di Jakarta Pusat," katanya.
Aksi yang dimulai pukul 07.00 WIB ini akan berlangsung hingga keputusan keluar. Dia mengancam jika tuntutan mereka tidak terpenuhi akan ada aksi yang lebih besar lagi. Massa aksi sempat bersitegang dengan ratusan aparat yang disiagakan di lokasi. Banyaknya pengunjuk rasa membuat jalan sekitar Cakung-Cilincing Raya menuju Tanjung Priok macet total.
HAMLUDDIN | SYAILENDRA





