foto

Sejumlah personil TNI meneriakkan yel pasukan seusai pulang tugas pengamanan Papua di dermaga Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Senin (16/1).TEMPO/Budi Purwanto

Sinergi TNI dan Polri Penting  

TEMPO.CO, Jakarta -- Kepala Kepolisian RI menilai sinergi Tentara Nasional Indonesia dan Polri penting dalam menjaga keamanan, keutuhan, dan kedaulatan negara. Hal ini menjadi tema Rapat Pimpinan TNI dan Polri 2012 yang dilaksanakan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Jumat, 20 Januari 2012.

"Kami menyadari kesinergian TNI dan Polri menjadi sangat penting untuk selalu dipupuk mulai dari tingkat pimpinan sampai petugas di lapangan," kata Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo.

Timur menyatakan sinergi dua lembaga ini penting agar tercipta tekad dan semangat yang sama dalam kerja sama di lapangan. Hal ini terkait dengan semakin besarnya potensi gangguan keamanan, khususnya perkembangan pengetahuan dan teknologi.

Rapat pimpinan TNI dan Polri ini, menurut Timur, adalah sarana komunikasi dan silaturahmi para pimpinan. Dalam rapim ini, hadir 312 pimpinan TNI dan Polri, yaitu 156 pejabat tinggi TNI dan panglima kodam, serta 156 pejabat dan perwira tinggi Polri serta polda.

Dalam pidato pembukaannya, Timur juga meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberikan pembekalan yang bermanfaat demi menguatkan komitmen sinergi ini. SBY sendiri menyampaikan tiga hal dalam pembekalannya, yaitu penekanan tugas Polri untuk menjaga Kamtibmas, tugas TNI untuk menjaga keutuhan NKRI, dan pelaksanaan operasi TNI-Polri di Papua.

"Pembekalan ini akan kami serukan kepada seluruh anggota TNI-Polri sehingga menjadi pedoman dalam menjalankan tugas," kata Timur.

Rapim ini sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB, didahului pembekalan dari Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. Lalu secara berurut pembekalan dari Presiden RI dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Panglima TNI dan Kapolri juga akan memberikan pengarahan dan diperkirakan selesai sekitar pukul 17.30 WIB.

FRANSISCO ROSARIANS