foto

Android. google

Ada 250 Juta Perangkat Android di Jagat Bumi

TEMPO.CO, California - Android kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sistem operasi terkuat yang ada saat ini. Dikutip dari PC Mag, Jumat, 20 Januari 2012, jumlah perangkat Android yang saat ini beredar di muka bumi mencapai 250 juta unit.

Angka ini berhasil dicapai berkat 700 ribu perangkat Android yang diaktivasi setiap hari dan ditambah dengan lonjakan sebesar 3,7 juta aktivasi pada 24 dan 25 Desember lalu.

Ini merupakan kenaikan yang cukup signifikan karena pada November lalu Google mengumumkan terdapat 200 juta perangkat Android di seluruh dunia.

Dengan jumlah perangkat sebesar ini, tak heran bila jumlah aplikasi yang diunduh lewat Android Market pun ikut melambung, yaitu mencapai angka 11 miliar. Ini sesuai dengan pernyataan Google pada Desember lalu bahwa 10 miliar aplikasi telah diunduh pengguna Android, dengan 1 miliar aplikasi diunduh setiap bulannya.

"Bagi kami Android kini menjadi lahan yang potensial untuk mencetak uang dan Anda akan melihat hasilnya yang terus meningkat dari waktu ke waktu," ujar CEO Google, Larry Page, saat menyampaikan laporan keuangan Google.

Dalam kesempatan yang sama, Page juga melaporkan jumlah pengguna Google+ saat ini mencapai 90 juta anggota. Angka tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup tajam bila dibandingkan dengan jumlah pengguna pada bulan Oktober yang hanya 40 juta anggota.

Page juga menyebutkan bahwa keterikatan pengguna dengan Google+ semakin meningkat. Ia mengklaim bahwa 60 persen pengguna Google+ mengakses jejaring sosial ini tiap hari secara rutin, sementara 80 persen setiap satu minggu sekali.

Page menolak berkomentar ketika ditanyakan mengenai perkiraan jumlah pengguna Google+ setahun ke depan. Ia hanya menyatakan bahwa tingkat pendaftaran anggota baru per harinya mencapai angka yang sangat tinggi.

Secara finansial, Google melaporkan pendapatan sebesar US$ 10,58 miliar pada kuarter keempat tahun lalu dan kenaikan pendapatan sebesar 25 persen dari tahun lalu.

Sementara keuntungan mencapai US$ 2,71 miliar, naik dari tahun sebelumnya yang mencapai US$ 2,54 miliar.

PC MAG | RATNANING ASIH