Penumpang menaiki atap kereta di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (1/12) pagi. Hari ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan uji coba rute baru Kereta Rel Listrik (KRL) untuk mengatasi kepadatan penumpang di stasiun transit penumpang, yakni Manggarai, Tanah Abang, Duri, Kampung Bandan, dan Jatinegara. Sempat terjadi keributan dalam uji coba rute baru yang akan resmi beroperasi pada 5 Desember 2011 ini. TEMPO/Tony Hartawan
Infografis
Foto Terkait
Penumpang Kereta Tak Jera dengan Bandul Beton
TEMPO.CO, Jakarta - Bola beton yang dipasang di sepanjang jalur kereta listrik jurusan Jakarta-Cikampek tak membuat jera penumpang yang biasa naik di atap kereta. Hasil evaluasi petugas Stasiun Besar Kota Bekasi menemukan masih banyak penumpang membandel.
Penumpang naik ke atap lewat jendela setelah kereta melewati bandul yang dipasang sebelum perlintasan Pasar Proyek di kilometer (KM) 27.900. "Penumpang nakal masih banyak," kata Wakil Kepala Stasiun Dwi Effendi kepada wartawan di Bekasi, Jumat, 20 Januari 2012.
Menurut Dwi, sepanjang perjalanan dari Jakarta sampai Stasiun Besar Kota Bekasi, atap kereta bersih dari penumpang. Namun, setelah kereta melewati bandul, sejumlah penumpang kemudian keluar memanjat jendela lalu naik ke atap.
Kepala Stasiun Besar Kota Bekasi Eman Sulaeman mengatakan petugas stasiun berencana menambah bandul-bandul seberat tiga kilogram di beberapa lokasi. "Kalau jarak pemasangan bandul berdekatan, mungkin penumpang tak berani lagi naik atap," kata Eman.
Sepanjang jalur Jakarta-Cikampek, hanya tiga bandul yang dipasang. Selain di KM 27.900, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga akan memasang bandul di perbatasan Tambun-Cikarang dan Cikarang-Lemahabang. Menurut Eman, jarak antarbandul terlalu jauh sehingga penumpang masih leluasa naik ke atap. "Harus diperbanyak," katanya.
HAMLUDDIN





