Mikhail Prokhorov, Pemilik klub basket NBA New Jersey Nets. Reuters
Topik
Prokhorov Perkenalkan Kebijakan Pengampunan
TEMPO.CO, Moskow -- Kandidat Presiden Rusia, Mikhail Prokhorov, memperkenalkan kebijakan pengampunan ekonomi untuk memerangi korupsi dan pengemplang pajak di Rusia jika dia memenangkan pemilihan presiden. Hal ini dipaparkan dalam sebuah debat di televisi dengan pemimpin Partai Komunis Gennady Zyuganov.
"Anda perlu memberikan kesempatan kepada mereka yang telah mencuri. Anda perlu untuk mengatakan jujur dan membayar pajak atas apa yang telah dicuri sehingga semua orang bisa melihat," katanya.
Ia berjanji tim yang disiapkan jika dirinya terpilih menjadi presiden akan bersih dari korupsi. Tim nantinya juga akan mengusut semua dugaan korupsi dan menindaknya. "Aku tidak butuh uang. Aku sudah punya segalanya. Itu sebabnya aku tahu bagaimana caranya memerangi korupsi," kata Prokhorov.
Prokhorov juga siap menelusuri modal yang diperoleh dengan cara yang meragukan pada 1990-an. Mereka juga wajib membayar pajak harus dibayar atas modal tersebut. Tak boleh ada pengusaha yang mengemplang pajak.
Menurut daftar Forbes yang diterbitkan pada April 2011, Prokhorov adalah pengusaha Rusia terkaya ketiga dengan kekayaan sebesar US$ 18 miliar. Prokhorov menambahkan bahwa dia adalah salah satu pembayar pajak terbesar Rusia dan tak pernah terlambat membayar pajaknya.
RIA NOVOSTI I EKO ARI





