Ilustrasi. TEMPO/Imam Sukamto
Topik
Harga Meja-Kursi Dewan Manado Rp 2,5 Miliar
TEMPO.CO, Manado - Rupanya Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia kalah cepat dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado soal rehabilitasi ruangan. DPRD Kota Manado sudah merehabilitasi ruangan dan fasilitas sejak tahun kemarin. Tak tanggung-tanggung, untuk kantor Dewan yang hanya dihuni oleh 40 anggota ini, menyedot anggaran khusus untuk mebeleur dan peralatan sidang paripurna mencapai angka Rp 2,5 miliar.
Anggaran mebeleur ini terdiri dari pengadaan meja dan kursi ruang rapat paripurna, lukisan abstrak, jam dinding, air conditioner ruangan Ketua Dewan, karpet di ruangan Ketua Dewan, dan anggaran microphone untuk ruang rapat paripurna, serta anggaran untuk gorden jendela seharga Rp 70 juta. Tak hanya itu, berdasarkan pantauan Tempo, di ruangan sidang paripurna juga terdapat tiga buah gitar listrik dengan harga di atas Rp 100 juta.
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado Franky Mewengkang mengatakan anggaran Rp 2,5 miliar tersebut memang dianggarkan untuk satu tahun. Tapi, kata dia, anggaran tersebut tak melulu dihabiskan untuk anggaran mebeleur, melainkan untuk alat dan kelengkapan kantor. Rinciannya adalah untuk mebeleur sebesar Rp 726 juta dan untuk anggaran microphone sebesar Rp 500 juta. Sisanya dibagi untuk alat kelengkapan Dewan lainnya.
Sementara itu, untuk tahun 2012, Sekretariat Dewan juga menyediakan anggaran perbaikan kantor sebesar Rp 10 miliar. Rencananya, dengan anggaran renovasi tersebut, kantor Dewan akan dipenuhi dengan fasilitas modern. Bahkan ada ruangan refreshing untuk para anggota DPRD Manado, yang di dalamnya terdapat ruangan biliar dan ruangan full elektronik.
“Nantinya ada dua buah lift dengan kapasitas 5-8 orang yang bakal dipersiapkan untuk penyambutan tamu ketika ada acara istimewa,” ujar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado Danny R. W. F. Sondakh.
Sementara itu, pengamat sosial Kota Manado, Terry Umboh, mengatakan anggaran ini kontras dengan kondisi Kota Manado yang membutuhkan sejumlah perbaikan infrastruktur. "Seharusnya anggaran yang sangat besar ini dialokasikan untuk tanggul pencegah banjir karena Manado rawan dengan banjir. Tetapi rupanya DPRD Manado inginkan gaya hidup yang mewah tanpa melihat masyarakat mereka sendiri," ujar Umboh.
ISA ANSHAR JUSUF





