Tiga gudang penyimpan hasil pertanian dan perkebunan di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terbakar, Kamis malam (19/1). Hingga Jum’at dini hari (20/1), api masih sulit dipadamkan karena barang dalam gudang didominasi puluhan karung berisi kapuk siap dijual. Tempo/Ishomuddin
Topik
Infografis
Foto Terkait
Tiga Gudang Penyimpan Hasil Pertanian Terbakar
TEMPO.CO, Madiun - Tiga gudang penyimpan hasil pertanian dan perkebunan di Desa Karen, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang mengalami kebakaran Kamis tengah malam, hingga Jumat pagi, 20 Januari 2012, masih diselidiki oleh petugas terkait. “Penyebab kebakaran masih diselidiki,” kata Kepala Kepolisian Sektor Kare, Ajun Komisaris Polisi Sukatin, ketika dihubungi Tempo, Jumat pagi ini, 20 Januari 2012.
Menurut Sukatin, polisi hingga pagi ini baru meminta keterangan seorang saksi mata. Diperoleh keterangan bahwa kebakaran bermula ketika warga melihat percikan api dari salah satu gudang. Percikan api yang diduga akibat hubungan arus pendek listrik terus terjadi hingga muncul api yang kemudian berkobar dengan cepat. ”Untuk memastikan penyebab kebakaran, Tim Labfor Polda Jawa Timur sudah dihubungi dan sekarang sedang menuju lokasi,” ujar Sukatin.
Kebakaran yang menghanguskan tiga gudang dengan luas masing-masing 20 x 30 meter persegi itu berlangsung cukup lama. Api baru bisa dipadamkan Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Kobaran api sulit dipadamkan karena barang dalam gudang didominasi karung berisi kapuk siap dijual. “Selain kapuk, juga jagung, gabah padi, dan cengkeh,” kata Karyadi, salah seorang warga yang ikut memadamkan api.
Pemilik gudang, Saikun, belum bisa dimintai penjelasan. Namun. kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp 500 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Selain melalap habis bangunan dan isi gudang, api juga membakar satu kantor dalam lokasi gudang tersebut. Bahkan, api turut menjalar ke rumah Saikun yang berada di samping gudang. Dengan menggunakan alat seadanya, warga berupaya memadamkan api.
Mobil pemadam kebakaran (PMK) terlambat tiba di lokasi karena terperosok di pinggir jalan sekitar satu kilometer dari lokasi kebakaran. Pasalnya, jalan desa menuju gudang yang terbakar tidak dilengkapi lampu penerangan.
Lokasi gudang yang mengalami kebakaran berada di wilayah lereng Gunung Wilis, sekitar 50 kilometer dari kantor PMK yang berada di kawasan kantor Pemerintah Kabupaten Madiun.
ISHOMUDDIN





