foto

Sejumlah anak bermain di genangan air akibat rob di kawasan jalan RE Martadinata, Jakarta, Senin (26/12). Tempo/Tony Hartawan

Sopir Keluhkan Banjir Rob di RE Martadinata

TEMPO.CO, Jakarta - Banjir rob yang kerap menggenangi Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, mulai dikeluhkan sopir angkutan kota (angkot). Salah seorang sopir angkot M15 jurusan Tanjung Priok-Kota, Ali, mengatakan banjir rob tersebut sering menyebabkan angkot rusak.

Dia menuturkan kerusakan yang kerap terjadi adalah mesin kotor karena kemasukan air yang bercampur kotoran. "Biaya perbaikannya sampai Rp 150.000," ujarnya pada Tempo, Jumat, 20 Januari 2012. Menurutnya, mesin mobil yang kotor bisa mengakibatkan mobil gampang mogok.

Selain mesin kotor, masalah lain yang kerap muncul adalah suspensi mobil yang menjadi kasar. "Kalau tergenang, rob jalan yang rusak jadi enggak kelihatan," ujarnya. Dia mengatakan, dalam kondisi seperti itu, banyak sopir angkot yang menerjang jalan rusak sehingga suspensi angkot cepat rusak.

Menurut pantauan Tempo pagi ini sekitar pukul 08.15 WIB, Jalan RE Martadinata kembali tergenang rob dengan ketinggian 5-40 sentimeter. Kemacetan juga sempat terjadi di ruas jalan ini. Petugas di lapangan mengimbau agar pengguna jalan lebih berhati-hati.

Kemarin, 19 Januari 2012, banjir rob juga menggenangi Jalan RE Martadinata. Genangan terparah berada di sekitar pertigaan Jalan Sunter Dalam Ancol. Biasanya rob baru surut menjelang sore pukul 15.00 WIB.

SYAILENDRA