foto

officesnapshots.com

LinkedIn Hapus Aplikasi Tweet  

TEMPO.CO , Jakarta - Situs jejaring sosial untuk para pekerja profesional, LinkedIn, memutuskan meniadakan aplikasi tweet. Soalnya, Twitter di Linkedin ternyata kurang laris alias sedikit penggunanya.

Karena itulah, aplikasi burung biru ini bakalan tidak bisa diakses mulai 31 Januari 2012 di situs LinkedIn. Dalam statusnya di akun Twitter resmi milik LinkedIn, mereka menyatakan hanya menghapus widget karena penggunaan yang rendah. Tapi kemampuan untuk memposting tweet sendiri tidak akan berubah.

Aplikasi tweet di LinkedIn ini bisa menautkan postingan Twitter secara real-time di halaman pribadi pemilik akun LinkedIn. Selain postingan status, aplikasi ini juga memungkinkan tiap pengguna bisa melihat Twitter milik koneksi yang terhubung di LinkedIn, dan rekomendasi akun Twitter berdasarkan koneksi saat ini.

Meski sudah dihapus, LinkedIn mengklarifikasi bahwa jejaring 140 karakter ini masih bisa dirasakan penggunanya. Caranya, pengguna yang ingin status Twitter-nya terbaca harus membubuhkan tanda pagar #in atau #li, maka akun Twitter pun masih terlihat di halaman profil pemiliki akun LinkedIn.

MEDIABISTRO.COM|DIANING SARI