Keren, Ponsel Darurat Bisa Menyala Hingga 15 Tahun
Sains yang memberi kontribusi besar bagi kehidupan manusia zaman sekarang bukanlah ilmu pengetahuan yang langsung ada seperti saat ini. Sains tumbuh bersama perkembangan kebudayaan manusia. Sains berkembang berkat kerja keras para raksasa yang terus menga
Para turis berpose di depan hiasan berbentuk naga di Beijing, Cina (7/1). REUTERS/China Daily/Files
TEMPO.CO , Jakarta- Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) memperkirakan, sebanyak 100 ribu wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Cina pada momen Imlek tahun ini. "Imlek kali ini jatuh pada momen libur panjang, jadi banyak yang memesan paket perjalanan ke Cina," kata Ketua Asita, Asnawi Bahar kepada Tempo, Senin 23 Januari 2012.
Pada Imlek kali ini, Asita menargetkan pertumbuhan kunjungan wisatawan Indonesia ke Cina hingga 20 persen dibanding tahun lalu, yang mencapai 90 ribu orang. Asnawi mengatakan, dari tahun ke tahun hubungan antara agensi wisata Indonesia dan Cina semakin membaik.
Pengusaha perjalanan wisata pun banyak berpromosi dalam berbagai kesempatan. "Sehingga banyak wisatawan nusantara yang tertarik berkunjung ke sana," katanya.
Peminat perjalanan wisata ke Cina pun tumbuh cukup baik. Asnawi memperkirakan pada 2010 peminat wisata ke Cina mencapai 70 ribu orang. Tahun lalu angka ini naik sebanyak 20 ribu orang.
Biasanya, para wisatawan Indonesia berangkat menuju Cina sepekan sebelum perayaan Imlek. Hal ini didukung banyaknya maskapai yang menyediakan trayek menuju negeri tirai bambu itu seperti Garuda Indonesia, Singapore Airlines, dan Cathay Pacific.
Asnawi menuturkan, saking banyaknya peminat jumlah kursi penerbangan pun ditambah. "Sampai akhir pekan lalu selain dari Jakarta ada tambahan penerbangan dari Singapura," ujarnya.
AYU PRIMA SANDI

