Keren, Ponsel Darurat Bisa Menyala Hingga 15 Tahun
Sains yang memberi kontribusi besar bagi kehidupan manusia zaman sekarang bukanlah ilmu pengetahuan yang langsung ada seperti saat ini. Sains tumbuh bersama perkembangan kebudayaan manusia. Sains berkembang berkat kerja keras para raksasa yang terus menga
Kue Bakul Imlek Medan
TEMPO.CO, Jakarta - Senin, 23 Januari 2012 menjadi perayaan hari pertama memasuki tahun bershio Naga Air. Bagi warga Tionghoa maupun keturunannya, hari ini adalah saatnya berkumpul bersama keluarga, memanjat doa, dan mengucap syukur memasuki tahun baru Cina atau Imlek. Acara kumpul keluarga tentu tak lengkap tanpa sajian khas Imlek. Apa saja cirinya?
"Harus manis, bulat, dan berlapis-lapis," ujar Bondan Winarno, pesohor kuliner sekaligus pendiri komunitas makan-makan Jalansutra, ketika dihubungi Senin, 23 Januari 2012.
Saat hari pertama di tahun baru, menurut Bondan, pantang makan-makanan yang pahit. Jadi, menu seperti sayur pare dan daun pepaya sudah pasti tersingkir dari meja makan kaum Tionghoa. "Imlek itu kan mengharapkan sesuatu yang manis untuk setahun ke depan. Jadi, diusahakan yang manis," papar dia.
Lalu, ciri kedua adalah bulat. Bulat sebagai lambang kesempurnaan mewujud dalam bentuk buah atau kudapan. Contohnya adalah jeruk dan bakpau yang dipercaya kalau mengkonsumsinya dapat membuat hidup lebih sempurna.
Terakhir, Bondan melanjutkan, berlapis-lapis yang hadir dalam bentuk kue atau makanan. "Artinya rezeki yang terus-menerus," papar mantan pemimpin redaksi Suara Pembaruan ini.
Kemudian, kalau mie? Mie, menurut Bondan, adalah ciri melekat sumber karbohidrat warga Tionghoa. Jadi, setiap acara besar pasti ada sajian mie. Tidak ada mie yang khusus disajikan saat Imlek.
William Wongso, ahli kuliner yang juga dikenal sebagai Duta Rendang, menuturkan menu Imlek tergantung si pemilik rumah. "Kalau yang punya gawe lebih kaya, maka lebih eksklusif bahannya," ujar dia melalui surat elektronik. Maka, terkadang ada pula perayaan Imlek suatu keluarga yang menyajikan sirip ikan imperial, abalone, dan teripang.
DIANING SARI

