foto

Bahan Bakar Costa Concordia Terancam Bocor

Dua Penumpang Costa Terjebak di Warnet  

TEMPO.CO, Giglio - Dua lagi mayat penumpang kapal mewah yang celaka, Costa Concordia, ditemukan. Mereka, keduanya wanita, terjebak di ruang Internet Cafe di salah satu bagian lambung kapal.

Penemuan mayat itu terjadi secara tak sengaja. Saat itu, pejabat setempat memberikan lampu hijau untuk memompa keluar setengah juta ton bahan bakar dari kapal. Ketika beberapa anggota tim SAR menginspeksi lagi kapal, keduanya ditemukan.

Pihak berwenang yakin 17 orang masih hilang. Namun, muncul pernyataan baru tak semua penumpang terdaftar dalam manifes kapal. Ini berarti, jumlah orang yang hilang bisa lebih banyak lagi.

Pemerintah Italia mengatakan mencari korban hilang dapat dilanjutkan bersamaan dengan penghilangan bahan bakar.

Petugas perlindungan sipil, Franco Gabrielli, menyatakan kapal pesiar besar yang kini stabil itu tidak ada risiko akan turun ke dasar laut.

Pencarian telah ditangguhkan beberapa kali setelah kapal bergeser. Bahkan, turun hingga 65-100 meter. Muncul kekhawatiran, kapal akan tenggelam ke laut dalam sehingga tim penyelamat bisa terperangkap di dalamnya.

Minyak tampak mulai mengambang di sekitar bangkai kapal. Namun, pejabat berwenang menyatakan bukan berasal dari bahan bakar minyak yang tumpah, melainkan dari mesin dan benda-benda berminyak lain di atas kapal.

Kapal ini memiliki 17 tanki bahan bakar rangkap. Jika bocor ke laut, maka 185 metrik ton solar dan pelumas akan mencemari perairan Giglio. Belum lagi, beberapa jenis bahan kimia termasuk produk pembersih dan klorin juga ada di atas kapal itu.

Laut di sekitar Giglio, di mana kapal dengan 4.200 orang di atasnya menabrak karang dan merobek lambungnya pada 13 Januari sebelum terbalik dalam posisi miring, adalah wilayah penangkapan ikan yang menguntungkan. Wilayah ini juga merupakan kawasan lindung bagi paus dan lumba-lumba.

TRIP B | ORANGE