Facebook.com
Topik
Maskapai Pacific Royale Siap Terbang Maret Ini
TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Direktur PT Pacific Royale Airways, Samudra Sukardi menyatakan siap beroperasi mulai Maret mendatang. "Kami telah memegang 81 izin rute terbang, sehingga tahun ini dapat segera take off,” ujar dia pada seminar Penerbangan Indonesia, Rabu, 25 Januari 2012.
Perusahaan penerbangan tersebut mengaku telah mengantongi surat izin usaha penerbangan, Pacific Royale juga tengah memproses Air Operator Certificate (AOC). Saat ini prosesnya telah selesai sampai tahap tiga. “Tinggal menunggu tahap empat selesai,” ujarnya. Tahap keempat tersebut adalah demo evaluasi dan cek rute yang akan dilalui.
Pacific Royale telah menganggarkan US$ 40 juta sebagai modal pembelian pesawat dan US$ 20 juta sisanya untuk biaya operasional dan pembelian avtur. Modal awal tersebut didapatkan dari dua investor utamanya, yaitu Gunardi Gunarwan sebanyak 51 persen dan pengusaha asal India Tarun Trika sebanyak 49 persen.
Dari modal awal tersebut, pihaknya telah membeli 10 pesawat terbang. Rencananya, Februari ini pesawat-pesawat tersebut akan sampai di Indonesia. Kesepuluh pesawat tersebut adalah lima pesawat Fokker F-50, empat Air Bus A-320 dan satu Air Bus 330.
Samudra mengatakan layanan terbangnya akan difokuskan terlebih dahulu untuk rute Surabaya dan Batam. Kedua daerah itu dipilih karena penerbangan Jakarta yang ia nilai sudah terlalu padat. Sedangkan untuk penerbangan ke daerah kecil, akan dilakukan dengan menggunakan pesawat Foker. Nantinya pesawat Foker tersebut akan menjadi feeder menuju bandara yang lebih besar.
Selain rute domestik, rencananya Pacific Royale juga akan merambah penerbangan internasional. “ Targetnya, 30 persen penerbangan kami akan ke luar negeri,” ucanya. Penerbangan tersebut antara lain ke Bombay, Singapura dan Hongkong dan Malaysia.
Ke depan, Pacific Royale berencana melakukan penerbangan ke Cina. Dengan perhitungan pasar Cina yang tengah berkembang dengan baik. “Namun kami masih konsetrasi ke pasar regional dahulu,” kata dia. Karena perusahaannya masih ingin menguatkan pasar regionalnya terlebih dahulu sekaligus mempelajari pasar Internasional lainnya.
RAFIKA





