Suitelife.com
Topik
Infografis
Stres di Kantor? Pekerja Cina Pilih Perang Bantal
TEMPO.CO, Shanghai - Sebuah klub di Cina menemukan cara baru mengelola stres di kalangan pekerja muda. Dalam sebuah aula besar, mereka menawarkan cara mengusir stres akibat beban kerja dan persoalan pribadi, yaitu dengan perang bantal.
Tak diduga, peserta acara ini membludak. Sedikitnya tercatat 1.000 peserta memadati acara itu.
Di pintu masuk, para peserta berhak mendapatkan satu bantal sebagai "senjata". Mereka lalu menulis di daftar absensi. Bukan nama mereka, namun nama bos, guru, mata kuliah, atau apapun yang mereka benci. Nama yang sama ditempelkan di tubuh mereka.
Sebelum perang bantal dimulai, peserta disuguhi hentakan musik cadas dengan drum berdentum. Beberapa saat kemudian, aba-aba saling pukul dikumandangkan.
Seribu orang itu memukul siapa saja yang ada di sekitar mereka. Aturan mainnya ada dua: tak boleh marah saat dipukul dan tak boleh membawa pulang persoalan yang terjadi dalam aula itu.
Zhu Sishan, seorang pelajar, menyatakan, ia sangat menikmati acara itu. "Secara tiba-tiba, aku menjadi sasaran pemukulan bantal beberapa orang...aku membalasnya. Ini sungguh berarti," katanya seperti dikutip Orange.
Sukses dengan acara di Shanghai, penyelenggara berniat memboyong acara yang sama di beberapa kota di Cina. Namun, tak dijelaskan apakah usai acara para pekerja itu benar-benar terbebas dari stres mereka atau tidak.
TRIP B
Berita Terpopuler Lainnya
George Soros Prediksi Ekonomi AS Bakal Rusuh
Inilah 17 Situs Serupa Megaupload
Gerakan Antipengemudi Xenia Maut di Facebook
Garuda dan Air Asia Pangkas Rute





