foto

Seorang personil Intai Amfibi melakukan terjun bebas dari helikopter, saat peringatan Hari Armada TNI-AL di Markas Komando Armada Timur, Surabaya,(5/12). TEMPO/Fully Syafi

Cuaca Buruk, Heli TNI AL Mendarat Darurat di Tegal  

TEMPO.CO, Slawi - Akibat cuaca buruk, Rabu, 25 Januari 2012 sekitar pukul 13.30 WIB, pesawat helikopter jenis N Bell milik TNI Angkatan Laut mendarat darurat di lapangan Dukuh Kedawung, Desa Padaharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Pilot menghentikan perjalanannya dari Surabaya menuju Jakarta untuk menghindari kecelakaan. “Cuaca tak bersahabat, terjadi saat memasuki wilayah Pekalongan,” kata Pilot Kapten Udara Endi Mawalaja yang ditemui di lokasi pendaratan.

Kondisi itu semakin parah ketika pesawat memasuki wilayah Tegal karena jangkauan jarak pandang kurang dari 200 meter. Hujan dan angin kencang menghentikan perjalanan pesawat bernomor lambung A. 714 yang ditumpangi pilot, co pilot, serta tiga orang mekanik itu. Sebelumnya heli sempat berhenti di Semarang untuk mengisi bahan bakar. “Berangkat dari Surabaya pukul 07.15 WIB,” kata Endy. Dia juga mengatakan tidak ada kerusakan akibat pendaratan darurat tersebut.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut Tegal Letnan Kolonel Friche Flack sebelumnya mengimbau agar pesawat heli itu melakukan pendaratan darurat. “Saya sarankan mereka transit dan menunda perjalanan,” ujar Friche Flack.

Dia baru mengizinkan heli tersebut terbang lagi besok pagi, Kamis, 26 Januari, bila cuaca mulai membaik. “Dijadwalkan mulai melakukan perjalanan pukul 07.00 WIB,“ katanya singkat.

EDI FAISOL