foto

Petugas membersihkan pohon yang tumbang menimpa mobil di jalan Pattimura, Jakarta (16/3). Belasan kendaraan tertimpa pohon saat hujan deras disertai angin kencang melanda Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Lagi, Dua Orang Tewas Akibat Angin Kencang

TEMPO.CO, Blitar - Serangan angin kencang yang terjadi di sejumlah daerah eks-Karisidenan Kediri, kemarin menewaskan dua orang dan merobohkan ratusan rumah serta bangunan.

Neni Indriani, 15, siswi Sekolah Menengah Pertama tewas akibat tertimpa pohon kenanga di Desa Langon, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar dan seorang pengayuh becak Suyono, 56, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar meregang nyawa setelah tertimpa pohon di pinggir jalan.

"Korban terluka ada tiga orang, " kata Kabag Humas Pemkab Blitar Wiyakto, Kamis 26 Januari 2012.

Serangan angin kencang ini juga merobohkan rumah warga di Blitar secara sporadis. Beberapa bangunan semi permanen rata dengan tanah karena tak kuat menahan terjangan angin kencang.

Serangan angin kencang juga meluluhlantakan sebuah rumah makan di Jalan Supriyadi. Saat peristiwa terjadi beberapa pengunjung sedang makan. Tapi mereka keluar begitu mendengar tembok belakang roboh. Atap rumah makan itu juga ambruk menimpa meja makan. "Awalnya tembok belakang runtuh, kemudian seluruh atap," kata Pongki, salah satu pengunjung.

Serangan angin kencang yang terus-menerus terjadi sejak Rabu malam juga merusak 16 rumah warga di Kabupaten Trenggalek. Rata-rata kondisi rumah rusak parah akibat tertimpa pohon. "Kami masih mendata jumlah korban lainnya," kata juru bicara Pemerintah Kabupaten Trenggalek Yuli Prianto.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Trenggalek mewaspadai dua daerah yang rawan serangan angin, yakni Kecamatan Pogalan dan Karangan. Kawasan ini banyak ditumbuhi pohon sengon yang rawan ambruk menimpa pemukiman.

Di Karesidenan Kediri, angin kencang menewaskan satu pengendara motor dan melukai seorang lainnya saat pohon besar menimpa kendaraan. Selama dua pekan terakhir, total jumlah korban jiwa akibat angin kencang di Karisidenan Kediri mencapai lima orang. Sebelumnya dua orang meninggal, hari ini ada tiga orang yang meninggal.

Untuk mengurangi dampak ini, Pemkab Trenggalek menyebarkan gergaji mesin ke Kecamatan Karangan dan Pogalan. Warga diminta menebang pohon besar yang berbahaya.


HARI TRI WASONO