Ratusan kendaraan roda empat antre di kantong parkir di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Kamis (17/9). Pihak pelabuhan menerapkan sistem parkir bertingkat untuk menghindari penumpukan kendaraan yang tidak terkendali. ANTARA/Nyoman Budhiana
Topik
Foto Terkait
Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Ditutup
TEMPO.CO, Jakarta -
Banyuwangi-- Pelabuhan Ketapang yang melayani penyebrangan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali ditutup mulai pukul 18.00 karena cuaca buruk.
Kepala Cabang PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry Ketapang, Supriyanto, mengatakan angin kencang saat ini melanda perairan Selat Bali sehingga berbahaya bagi aktivitas pelayaran. "Arus laut besar," katanya saat dihubungi Tempo, Kamis, 26 Januari 2012.
PT ASDP sedianya mengoperasikan 25 armada kapal, terdiri dari 13 kapal barang di dermaga landing craft marine dan 12 kapal penumpang di dermaga ponton.
Akibat dari penutupan tersebut, halaman parkir dermaga LCM mulai dipenuhi antrian truk yang membawa sembako. Sedangkan di halaman parkir dermaga ponton, didominasi antrian mobil pribadi dan sepeda motor.
Supriyanto menambahkan, apabila cuaca sudah normal pelabuhan akan kembali dibuka untuk pelayaran.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Banyuwangi sudah memprediksi terjadinya angin kencang dan gelombang tinggi di Perairan Selat Bali dan Laut Selatan.
Menurut prakirawan BMKG Banyuwangi Gigik Nurbaskoro mengatakan, tinggi gelombang di Selat Bali diprediksi lebih dari 2 meter sedangkan di Laut Selatan hingga 4 meter. "Dengan kondisi cuaca tersebut nelayan dan pelayaran harus waspada," katanya.
IKA NINGTYAS





