Pesawat Boeing 737-300 milik maskapai Southwest Airlines. REUTERS/Mario Anzuoni
Topik
Boeing Cetak Laba US$ 4 Miliar
TEMPO.CO, Chicago - Produsen pesawat terbang Boieng Co membukukan laba hingga US$ 4 miliar sepanjang 2011 atau naik 21 persen dibanding tahun sebelumnya. Kinerja positif ini didukung oleh banyaknya pesanan pesawat komersial dari maskapai-maskapai penerbangan dunia.
Pendapatan dari penjualan pesawat komersial mencapai US$ 10,7 miliar atau naik 31 persen. Kenaikan penjualan ini mendongkrak laba usaha Boeing pada 20 persen pada kuartal akhir tahun lalu atau sebesar US$ 1,4 miliar.
Namun angin cerah ini kemungkinan tak akan berembus tahun ini. Menurut CEO Boeing, Jim McNerney, pembatasan belanja pertahanan Amerika Serikat akan berpengaruh langsung pada kinerja mereka.
Maklum, selain memproduksi pesawat komersial, seperempat operasi Boeing diperuntukkan pembuatan pesawat angkut militer dan bomber kelas berat. "Kami memasuki 2012 dengan momentum baru," kata dia seperti dikutip BBC, Kamis 26 Januari 2012.
Kini Boeing dan pesaingnya dari Eropa, Airbus, tengah berlomba menggenjot produksi untuk mencetak kenaikan pendapatan sepanjang dua tahun mendatang. Namun Boieng sedikit terbebani oleh tingginya biaya produksi Dreamliner dan 747 versi baru.
Hingga akhir 2011 Boeing masih harus menyelesaikan backlog produksi pesawat hingga 1.000 unit. Terakhir, Boeing mendapat order signifikan dari maskapai penerbangan murah asal Norwegia, Air Shuttle, sebanyak 100 pesawat yang harus selesai pada 2016.
FERY FIRMANSYAH





