ilustrasi perampokan
Topik
Awas, Penjarah Minimarket di Makassar
TEMPO.CO, Makassar - Perampokan minimarket semakin marak. Tak hanya di Jakarta, perampokan juga terjadi di Makassar dalam empat hari ini. Terakhir, perampokan oleh pria bertopeng terjadi di Alfamart di Jalan Batua Raya pada Rabu, 25 Januari, sekitar pukul 22.35 WITA. Modus operasinya sama persis dengan kejadian sebelumnya, yaitu pelaku membawa parang dan menodong pegawai minimarket tersebut.
"Memang ada kejadian baru lagi. Sementara masih dalam penyelidikan," kata Kepala Sub-Bagian Humas Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi Mantasiah, Kamis 26 Januari.
Sebelumnya perampokan bertopeng dua kali terjadi di Indomaret, Jalan Boulevard, dan Alfamart, Jalan Toddopuli Raya Timur. Di Indomaret pelaku menggasak Rp 1,8 juta. Sedangkan di Alfamart Toddopuli pelaku merampok uang Rp 750 ribu, tiga jam tangan, telepon seluler, dan dompet karyawan.
Di Alfamart Batua Raya, menurut kasir Saharia, 20 tahun, pelaku memasuki minimarket saat sedang merapikan barang. "Tiba-tiba datang pelaku menggunakan parang dan pakai penutup wajah," kata Saharia saat memberikan keterangan ke polisi. Pelaku bertubuh gemuk dengan tinggi sekitar 165 sentimeter dan menggunakan sweter hitam dengan celana jins hitam saat melakukan aksinya.
Saharia lari ketakutan dan masuk ke gudang. Pelaku yang mengikuti ke gudang lantas mengancam Saharia dan beberapa karyawan lain, Kepala Toko Alfamart, Rahman, dan pramuniaga, Sarif. Pelaku lantas menyerahkan kantong plastik ke Rahman dan menggiring korban ke laci kasir. Saharia dan Sarif tetap berada dalam gudang.
Pelaku kabur setelah mengambil uang di laci kasir dan menggasak dua pak rokok Marlboro, dua pak rokok Sampoerna, dua unit telepon seluler, dan uang tunai sekitar Rp 2 juta.
TRI YARI KURNIAWAN





