REUTERS| Jonathan Ers
Topik
Infografis
Warga Mekar Jaya Pelihara Babi Mirip Urus Kambing
TEMPO.CO, Tangerang - Warga kelurahan tempat tinggal korban meninggal dunia terduga flu babi di Mekar Jaya, Tangerang, ternyata banyak yang memelihara babi. Satu daerah rukun tetangga yang berisi 40 keluarga semuanya memelihara babi.
”Mereka memelihara babi seperti orang kebanyakan memelihara kambing dan menjadi hewan ternak lain,” ujar Lurah Mekar Jaya, Ahmad Peko, kepada Tempo, Kamis, 26 Januari 2012.
Kemarin pasien terduga flu burung yang tinggal di Desa Mekar Jaya, Ro, meninggal dunia. Menurut hasil laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang, Ro ternyata diduga terjangkit flu babi.
Peko mengatakan di RT 12/04 tersebut memang tinggal keturunan Tionghoa yang nonmuslim. Menurutnya, khusus di RT tersebut, semua warga memelihara babi dalam skala kecil. Setiap keluarga memiliki 2-6 ekor babi. ”Bahkan babi-babi itu bebas berkeliaran di kampung-kampung,” katanya.
Selain itu, kata Peko, ada juga sejumlah peternak babi dalam skala besar di Mekar Jaya tersebut. ”Ada beberapa peternak babi dan rumah potong babi,” katanya. Dengan kematian Ro, salah seorang warganya yang dinyatakan positif H1N1 atau flu babi, Peko mengaku cukup khawatir jika penyakit tersebut ada kaitannya dengan binatang babi yang ada di desanya itu.
Menurut Peko, Balai Veteriner Subang dan Balai Veteriner Bogor sudah mengambil sampel unggas dan babi yang ada di desa itu. ”Meskipun, hasilnya masih menunggu,” katanya.
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang mengawasi secara intensif hewan ternak babi yang dipelihara sebagian besar warga di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. "Pengawasan kami lakukan lebih intensif khususnya peternak babi tradisional," ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang, Parikin.
JONIANSYAH





