foto

Saat ini (27/1), buruh di tujuh kawasan keluar dari perusahaan. Mereka diliburkan, karena seluruh akses lumpuh total. TEMPO/Agung Pambudhy

Demo Buruh, Layanan Travel Bandung-Jakarta Distop  

TEMPO.CO, Bandung - Lepas tengah hari, sejumlah perusahaan layanan travel “point-to-point” yang menghubungkan Jakarta-Bandung menghentikan sementara layanannya. Mayoritas mobil yang dimiliki perusahan travel itu terjebak di jalan tol Cipularang akibat pemblokiran jalan tol oleh buruh Bekasi.

”Kami berharap ada solusinya apakah dari pemerintah atau teman-teman buruh,” kata Ketua Himpunan Pengusaha Travel Bandung, Andrew Aritianto, saat dihubungi Tempo, Jumat, 27 Januari 2012.

Andrew, yang juga menduduki jabatan Direktur Operasional Citi Trans, menuturkan perusahaannya terpaksa menghentikan layanan travel baik dari arah Bandung ataupun Jakarta karena nyaris semua kendaraan yang ada terjebak di jalan tol. ”Mobil kami tidak bisa bergerak,” katanya. ”Hampir seluruh unit kami nyangkut di situ.”

Dia menuturkan pemblokiran jalan tol yang dilakukan buruh di Jalan Tol Cipularang yang dimulai sejak pukul 9 pagi tadi membuat semua kendaraan menuju Jakarta terjebak. Total, kata Andrew, sekitar 80 unit kendaraan travel yang melayani rute point-to-point Bandung-Jakarta terjebak di jalan tol. ”Kami mau putar balik enggak bisa,” katanya.

Gara-gara itu Citi Trans menyetop sementara semua angkutan penumpang via layanan travel Bandung-Jakarta lepas tengah hari tadi. Keputusan itu terpaksa diambil karena nyaris semua kendaraan yang ada terjebak di jalan tol Cipularang akibat aksi blokir jalan tol oleh buruh Bekasi. ”Kami akan buka lagi setelah aksi teman-teman buruh selesai,” kata Andrew. ”Kita lihat perkembangannya.”

Customer Service Officer Senior Cipaganti Group Gerald Edward Hehahia menuturkan perusahaannya juga terpaksa menutup layanan operasi travel point-to-point dari Bandung menuju Jakarta. Sementara untuk layanan serupa dari arah Jakarta menuju Bandung terpaksa menghindari jalan tol Cipularang, di antaranya mengambil rute lewat Puncak.

Kendati demikian, tuturnya, khusus untuk calon penumpang yang sudah memesan tiket dari Bandung menuju Jakarta pihaknya tetap melayaninya. ”Karena sudah reservasi, kami atur dengan mengeluarkan unit emergency,” kata Gerald saat dihubungi Tempo, Jumat, 27 Januari 2012.

Gerald mengatakan hampir 100 kendaraan travel yang melayani rute itu terjebak di jalan tol Cipularang. Hingga saat ini pihaknya sudah mengoperasikan 20 unit kendaraan emergency yang biasanya disimpan untuk mengantisipasi kendaraan yang tidak bisa beroperasi.

AHMAD FIKRI