Ratusan kendaraan terjebak macet akibat ribuan buruh menutup jalan tol di KM 23 Cibitung, Jum''at (27/1). TEMPO/Agung Pambudhy
Topik
Buruh Berdemo, Kerugian Miliaran
TEMPO.CO, Jakarta - Kerugian yang dialami pengusaha akibat gejolak demonstrasi buruh di Bekasi, Jawa Barat, mencapai miliaran rupiah. "Saya tidak bisa verifikasi angka pasti, tapi miliaran itu pasti," kata Haryadi B. Sukamdani, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Pengupahan, kepada Tempo, Jumat 27 Januari 2012.
Dia menjelaskan angka kerugian bisa tinggi karena demonstrasi menghambat pengiriman barang. Bekasi merupakan kawasan utama ekspor. Selain itu kerugian disebabkan oleh waktu produksi yang hilang akibat pekerja yang berdemonstrasi. "Padahal biaya operasi kan jalan terus," katanya.
Kemarin Apindo memenangi gugatan atas SK Gubernur Jawa Barat tentang penetapan UMK Kabupaten Bekasi 2012 di Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung. Kemenangan ini kembali memicu demonstrasi buruh pagi ini.
Sekalipun rugi, Haryadi menegaskan pihaknya tetap tidak akan mengubah sikap. Menurutnya kebijakan pengupahan yang disepakati sebelum SK Gubernur keluar sudah jelas. Tanggal 26 Oktober 2011 lalu, pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja telah menyepakati angka kebutuhan hidup layak (KHL) yang menjadi dasar dari upah minimun kabupaten (UMK). "Sudah jelas seperti itu, kenapa diubah-ubah," katanya. Dia mengaku kecewa terhadap keputusan Gubernur yang bisa memicu situasi tidak stabil di Bekasi.
GADI MAKITAN





