indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Blakblakan Eksekutif Daihatsu Soal Rem Xenia

Blakblakan Eksekutif Daihatsu Soal Rem Xenia

Pradipto Sugondo. blackxperience.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan Xenia maut yang merenggut sembilan nyawa pekan lalu, tak pelak memantik pertanyaan di benak orang. Meski kepolisian sendiri tidak menyebut ada unsur ketidakberesan secara teknis di mobil terlaris Daihatsu itu, pertanyaan publik terlontar silih berganti. “Seperti apa tingkat keamanan mobil Daihatsu Xenia?”



Sebenarnya seperti apa sejatinya tingkat keamanan komponen dan seluruh bagian mobil Daihatsu Xenia itu? Seperti apa pula komponen-komponen itu dirancang dan diuji sebelum bagian-bagian itu dan mobil secara keseluruhan dinyatakan aman dan layak untuk dipasarkan? Berikut wawancara Arif Arianto dari Tempo dengan Pradipto Sugondo, Head Executive Product Development Division, PT ADM :

Sejak kecelakaan terjadi, pemberitaan selalu menggunakan kalimat atau isilah Xenia Maut, sehingga menimbulkan konotasi yang jelek ke mobil Xenia. Pendapat Anda ?

Memang, kalau kalimat itu digunakan secara terus menerus dan seolah mendapatkan pembenaran khalayak akan menjadi cap yang buruk bagi mobil Daihatsu Xenia. Padahal, faktanya tidaklah demikian. Beberapa saat setelah kejadian atau kecelakaan itu terjadi, kami telah diminta aparat (kepolisian) untuk melakukan pemeriksaan forensik mobil yang mengalami musibah tersebut.


Hasilnya, semua komponen sistem pengereman dalam kondisi bagus. Mulai dari tabung reservoir minyak rem, seal, master dan booster rem, brake pad, drum brake, disc brake, semua berfungsi dan tidak ada masalah. Artinya, tidak ada malfungsi di komponen sistem pengereman.

Pada sisi lain, di sistem pengereman maupun di aspal jalan yang dilewati mobil tidak terdapat bekas atau tanda-tanda pengereman. Itulah fakta yang kami dapatkan, bahwa tidak ada masalah secara teknis di mobil.

Mengapa hal itu tidak dijelaskan kepada publik?

Pertama, kami tidak ingin defensif yang habis-habisan. Karena posisi kami bukan seperti itu, karena memang faktanya tidak ada masalah pada produk kami. Kedua, saya pribadi bukanlah orang komunikasi yang harus menjelaskan hal seperti itu, sehingga sulit untuk menjawabnya.

Namun, yang pasti, masyarakat juga bisa menilai dengan bijak terhadap kasus itu. Soal penggunaan istilah atau kalimat yang tidak semestinya, itu bukan domain kami, itu domain media. Sehingga, masyarakat yang menilai.

Apa yang bisa Anda pastikan bahwa komponen dan sistem teknologi di mobil Daihatsu Xenia itu aman?

Yang perlu kami tegaskan, semua komponen dan sistem teknologi yang digunakan oleh Daihatsu Xenia itu aman. Sebelum kami gunakan, part atau komponen yang dipasok oleh perusahaan vendor kami seleksi dan kami uji sesuai dengan standar kualitas, spesifikasi desain dan bahan yang kami tetapkan.

Satu hal lagi, baik standar kualitas, desain, spesifikasi teknis maupun bahan itu juga harus mendapatkan persetujuan dari prinsipal kami di Jepang. Standar yang mereka berikan juga sangat ketat. Sehingga, meski komponen itu buatan lokal, bukan berarti kami bisa bohong-bohongan. Bukan berarti kami bisa seenaknya.

Setelah lolos langsung bisa diaplikasikan dan diproduksi massal?


Belum, karena harus menjalani pengujian di laboratorium dan uji jalan di sebuah pilot product, yaitu uji jalan hingga 100 ribu kilometer. Sebab, komponen yang bersangkutan merupakan hanya bagian dari sebuah sistem di mobil.

Nah, pabrikan tentunya juga ingin memastikan apakah bagian dari sistem itu cocok dan aman untuk sistem secara keseluruhan? Makanya dilakukan pengujian dalam sebuah model prototipe atau pilot product tersebut.

Proses uji yang dilakukan dan diawasi secara ketat dan setiap perubahan dicatat dengan cermat itu berlangsung enam hingga tujuh bulan.

Setelah semuanya dinilai tidak bermasalah atau lolos, barulah prototipe atau pilot product itu dinyatakan bisa diproduksi secara massal. Itu kami lakukan bukan hanya pada prototipe saja, kualitas dan spesifikasi tetap kami jaga, karena ini tidak hanya menyangkut citra produk tetapi juga brand image. Jadi pertaruhannya sangat mahal bila kami main-main.

Tetapi bagaimana dengan vendor, apakah sudah ditentukan?

Kami selama ini memiliki sejumlah vendor pemasok komponen. Bahkan, dalam satu jenis produk, jenis komponen sistem tertentu bisa jadi berasal dari vendor yang berbeda. Misalnya komponen rem depan yang berupa cakram atau disc brake dan belakang yang berupa drum brake. Karena wujudnya berbeda bisa jadi vendor pemasoknya juga berbeda.

Vendor sendiri tentunya sudah dipastikan latar belakang, reputasi, kualitas produknya. Dan yang paling penting, meski yang memproduksi komponen itu vendor namun standar kualitas, jenis material atau bahan yang digunakan, maupun spesifikasi teknisnya kami yang menentukan. Setelah itu, kami uji durabilitasnya.

Mengapa kami menyerahkan produksi komponen itu ke vendor, semata-mata agar produksi lebih efisien dan fokus.

Sejauh ini, adakah keluhan dari konsumen tentang permasalahan secara teknis yang merupakan bawaan dari pabrik?

Sejauh ini belum pernah ada, dan mudah-mudahan tidak ada. Seperti yang saya sebutkan, semua komponen sebelum digunakan pasti mengalami serangkaian uji di samping harus memenuhi standar kualitas dan spesifikasi dari kami.

Selain itu, untuk mengatakan bahwa permasalahan teknis itu dari pabrikan juga harus diuji dan dibuktikan terlebih dahulu. Sebab, permasalahan yang sering terjadi dan tidak disadari oleh pemilik maupun pengguna mobil adalah perawatan, perlakuan dan cara menggunakan mobil yang tidak tepat.

Padahal, selain mempercepat masa pakai komponen habis perilaku semacam itu juga membahayakan keselamatan dan menjadikan berkendara tidak nyaman.

Apa yang harus dilakukan untuk menghindari itu semua? Apakah perlu overhaul mobil secara rutin?

Tidak harus demikian. Kuncinya, sangat sederhana. Pelajari karakter mobil, gunakan sesuai dengan karakternya, dan lakukan perawatan sesuai dengan rekomendasi pabrikan yang ada di buku manual. Bila itu dilakukan Insya Allah mobil akan terawat dengan baik, berkendara juga nyaman dan aman.

Sebab kekuatan, fungsi, dan cara operasional komponen sudah diukur oleh pabrikan. Begitu pun dengan segala macam cara perawatan dan tahapan-tahapannya.

Mengenali karakter dan cara berkendara yang baik seperti apa yang Anda maksud?

Ya, fakta membuktikan meski seseorang sudah lama bisa mengendarai mobil ternyata banyak yang tidak mengenali dan memahami karakter, fungsi, dan penggunaan mobil maupun komponen pendukungnya. Misalnya, mobil yang dirancang digunakan untuk perkotaan digunakan di jalan bukan perkotaan atau malah di lintasan non jalan (off road).

Jelas itu tidak tepat, sehingga ketika terjadi masalah, apakah hal itu secara teknis pabrik salah? Begitu pun dengan komponennya, misalnya sistem pengereman. Banyak yang salah kaprah memahami fungsi perangkat pengereman.

Apa yang harus dipahami?

Rem bukanlah peranti untuk menghentikan mobil, tetapi untuk menghentikan roda mobil. Sehingga, harus dipahami karakter rem dan fungsinya di berbagai lintasan. Baik lintasan basah, kering, rata, bergelombang dan sebagainya.

Belum lagi, rem yang sudah dilengkapi teknologi yang lebih advance misalnya Antilock Brake System (ABS). Karakternya juga tentu berbeda dengan rem konvensional, begitu cara penggunaan dan karakter operasionalnya di berbagai lintasan.

Jadi, kesimpulannya?

Ya, semua itu bisa dipahami bila pemilik atau pengguna mobil mempelajari buku manual yang sudah diberikan oleh pabrikan. Semua petunjuk itu ditulis tentu ada maksudnya, dan pabrikan bukan mengarang dan mengulang petunjuk teknis yang sudah pernah ada.

Sebab, antara satu merek mobil dengan merek lain barangkali berbeda. Begitu pun antara satu jenis atau model mobil berbeda dengan lainnya. Kemauan untuk mempelajari dan bersedia menerapkan rekomendasi pembuatnya, itu kuncinya.



Berita Terkait
Sopir 'Xenia Maut' Tak Sengaja Tertidur Saat Nyetir
Gambar Kronologi Xenia Maut, Tak Ada Salip Kopaja
Gambar CCTV Kecelakaan Xenia Maut Remang-remang
Pemakai Narkoba Tak Selalu Kurus
Mobil Xenia Maut Sudah Tiga Kali Pindah Tangan
Sopir Xenia Maut Bisa Dikenai Pasal Pembunuhan
Mau Aman Nyetir? Jangan Minum Alkohol Sama Sekali
Gerakan Antipengemudi Xenia Maut Muncul di Facebook
Niatnya Injak Rem, Sopir Xenia Maut Malah Injak Gas
Menu 'Dugem' Pengemudi Xenia Maut Cs


Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X