foto

www.123rf.com

Anggota Brimob Tewas Ditembak di Puncak Jaya  

TEMPO.CO, Jayapura - Seorang anggota Brigadir Mobil, Briptu Sukarno, tewas ditembak dalam kontak senjata dengan kelompok bersenjata di Kampung Wandigobak, Distrik Mulia Puncak Jaya, Papua, Sabtu 28 Januari 2012, sekitar pukul 08.55 WIT.

Sukarno tewas dengan luka di bagian pipi tembus kepala kanan bagian belakang. “Benar ada anggota yang tewas, itu dari baku tembak dengan kelompok bersenjata,” kata Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Alex Korwa, Sabtu, 28 Januari 2012.

Ia mengatakan penembakan terjadi saat 12 anggota Brimob melakukan pengamanan di perusahaan PT Modern yang tengah memperbaiki jalan di Kampung Wandigobak. Tiba-tiba muncul kelompok bersenjata dan langsung menyerang.

Sempat terjadi kontak senjata beberapa menit sebelum akhirnya anggota Brimob dari Polda Papua menghindar. “Pengamanan itu sekaligus ada patroli rutin, korban sempat dibawa ke rumah sakit Mulia,” ujarnya.

Kondisi Mulia, Puncak Jaya, usai insiden pagi tadi sudah kembali kondusif. “Amanlah, kami tetap berjaga seperti biasa,” katanya lagi. Jenazah Briptu Sukarno sudah dievakuasi ke Jayapura siang tadi.

Sebelumnya seorang warga atas nama Kismarovit, 29 tahun, juga tewas ditembak di kawasan Kurilik, Mulia, Puncak Jaya, Jumat 20 Januari 2012, sekitar pukul 20.00 WIT. Penembakan diduga dilakukan kelompok tak dikenal di wilayah itu. “Korban ditembak dari belakang,” kata Alex Korwa. Jenazah korban sudah dimakamkan di kampung halamannya di Provinsi Sumatera Barat.

JERRY OMONA