Miranda S. Goeltom. TEMPO/Seto Wardhana
Infografis
Foto Terkait
Miranda Goeltom di Mata Anaknya
TEMPO.CO, Jakarta - Di hadapan anak-anaknya, Miranda Swaray Goeltom dikenal sebagai pribadi yang tegar, tenang, tahu apa yang dia mau, dan ekspresif. Ketenangan Miranda terlihat kala mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia itu ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap cek pelawat.
Ketika Tempo berkunjung ke kediamannya, Jumat, 27 Januari 2012, Miranda tampak santai menyambut. Senyuman dan tawa beberapa kali dia lontarkan. Kata anak sulungnya, Winda Malika Siregar, tak ada tangisan dari sang ibu kala KPK menyatakannya sebagai tersangka.
"Nangis? Enggak, Ibu hanya menangis saat nenek saya meninggal, ayah saya meninggal, dan adik-kakaknya meninggal. Lainnya, dia tetap tenang," kata Winda.
Status hukum Miranda sebagai tersangka ditetapkan pada 26 Januari 2012. Penetapan tersangka itu diumumkan Ketua KPK Abraham Samad dalam jumpa pers. Samad mengatakan kalau Miranda diduga kuat berperan menyuap politikus Senayan periode 2004-2009.
"Membantu atau turut serta terkait perbuatan NN (Nunun Nurbaetie) melakukan tindak pidana korupsi dengan memberi cek kepada anggota DPR," kata Samad.
Lalu, kenapa Miranda begitu tenang meski dia dikenal sebagai orang yang ekspresif? Alasannya karena Guru Besar Universitas Indonesia tersebut memiliki motto untuk melupakan masalah hari itu saat akan tidur malam. "Besok adalah hari baru dan jangan membenci orang. Itu ajaran Ibu saya," kata Winda.
Miranda sendiri mengaku kalau dia terlalu sibuk untuk punya rasa khawatir. Dia pun emoh menduga-duga atau berandai-andai tentang hidup atau kasus yang menjeratnya. "Saya enggak punya waktu untuk khawatir. Dan saya tidak mau berandai-andai karena itu akan membuat pikiran negatif," ujar Miranda.
Ya, Miranda memang punya seabrek kegiatan. Selain mengajar dua kelas di Universitas Indonesia, dia juga mengetuai Nusantara Symphony Orchestra, kelompok pemusik klasik. Dia juga menjadi pemimpin Himpunan Keramik Indonesia serta berkecimpung di Yayasan Seni Rupa Indonesia.
"Kalau Ibu tidak sibuk, dia main dengan dua cucu kembarnya, mengantar mereka ke preschool," kata Winda, anak pertama dari dua bersaudara tersebut.
Dalam obrolan itu, Tempo sempat menanyakan tanggapan Winda tentang rambut ungu sang Ibu. Si sulung ini mengaku tidak pernah mempermasalahkan penampilan si Ibu, termasuk gaya rambutnya. Kata Winda, "Ibu sudah cukup dewasa untuk tahu apa yang dia mau dan kenakan. Malah saya yang belajar dari dia."
Adapun Miranda yakin kalau dia sangat tahu model pakaian atau rambut apa yang cocok untuknya. Karena itu, dia tidak terlalu memusingkan apa kata orang.
"I have my own personality, I have my own style, and I have my own taste," ujarnya.
CORNILA DESYANA
Berita Terkait
Anak Miranda Berteman dengan Anak Nunun
Miranda Goeltom Ternyata Pecandu Makanan
Cara Miranda Mengukur ''Persahabatan'' dengan Nunun
Asal Usul Rambut Ungu Miranda
Eksklusif Miranda: Tersangka Belum Tentu Bersalah
Miranda Goeltom Diminta Kembalikan Gaji





