foto

Para pemimpin Uni Eropa berpose untuk foto bersama saat KTT Uni Eropa di Brussels, Belgia, Senin (30/1). REUTERS/Francois Lenoir

Pemimpin Uni Eropa Setujui Perjanjian Pengetatan

TEMPO.CO, Brussel — Para pemimpin Uni Eropa, Senin, 30 Januari 2012 waktu setempat, menyetujui perjanjian yang ditujukan untuk memperkuat akuntabilitas dan mengawasi lebih dekat dalam upaya anggotanya untuk mengendalikan kelebihan belanja dan mengatasi krisis utang kawasan.

“Perjanjian ini menuntut tanggung jawab yang lebih besar dan pengawasan lebih baik. Setiap negara anggota harus berkomitmen untuk mengendalikan utang dalam undang-undang negara masing-masing dan akan melakukannya pada tingkat konstitusional yang setara,” kata Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan. “Aturan voting baru dan mekanisme koreksi otomatis akan menegakkan kepatuhan lebih efektif,” ucapnya.

Negara anggota terdiri dari 25 negara, termasuk 17 negara zona Eropa, diharapkan menandatangani perjanjian fiskal kompak ini pada pertemuan selanjutnya di bulan Maret mendatang. Hanya Inggris dan Republik Cek yang tidak akan menandatangani. Perjanjian akan berlaku setelah setidaknya 12 negara telah meratifikasi Euro.

Sementara itu, para pemimpin Uni Eropa yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi di Brussel juga mendukung kesepakatan mengenai Mekanisme Stabilitas Eropa (ESM) dana penyelamatan yang lebih permanen, yang bertujuan untuk mencegah krisis utang agar tidak meluas.

Dana ESM senilai 500 miliar euro (US$ 661 miliar) dapat ditempatkan pada awal Juli mendatang, menunggu persetujuan menteri masing-masing donatur ketika mereka berkumpul di pertemuaan Eropa berikutnya.

MARKETWATCH | VIVA B. K.