foto

Mantan wakil perdana menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. TEMPO/Dwianto Wibowo

Pidato di Indonesia, Anwar Ibrahim Bantah Cari Dukungan  

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, membantah kedatangannya di Indonesia untuk meminta dukungan menghadapi Pemilu Malaysia pada 2013.

"Saya ke sini karena memenuhi undangan ke ITB dan CIDES, tidak ada rencana untuk meminta dukungan," ujarnya seusai menyampaikan pidato kebudayaannya di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin, 30 Januari 2012 malam.

Anwar yakin akan mendapatkan dukungan dari rakyat apalagi setelah dirinya divonis bebas dari dakwaan sodomi pada 9 Januari 2012. Bagi mantan Menteri Keuangan Malaysia itu, para pendukungnya yang tergabung dalam kubu oposisi di parlemen Malaysia, kasus Sodomi ini adalah konspirasi dari rezim UMNO.

Ia menuturkan, dengan berbagai tuduhan, termasuk kasus sodomi yang sudah dua kali menimpa Anwar, pemerintahan Partai UMNO dan koalisi Barisan Nasional yang mereka galang berupaya menggerus perjuangan oposisi pimpinan Anwar.

"Saya yakin, insya Allah seandainya pemilu itu bebas dan adil, kita mampu menang dalam pemilu yang akan datang," ujarnya.

Anwar menambahkan, jika nanti terpilih menjadi perdana menteri, ia akan berupaya membina hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia dengan lebih baik.

"Tentunya apa isu yang mendasar, apakah itu tentang perbatasan atau soal TKI atau budaya, sebenarnya kita ini kan satu rumpun, kami akan menciptakan hubungan lebih baik dengan negara-negara tetangga lainnya," ujarnya.

WDA | ANT