Gambar artis Rosat, satelit penelitian milik Jerman, jatuh Oktober 2011. (AP)
Topik
Bangkai Satelit 2,5 Ton Nyaris Jatuh di Beijing
TEMPO.CO , Washington - Cina nyaris kejatuhan satelit seberat 2,5 ton tahun lalu. Bila hal itu terjadi, di pusat kota itu akan terdapat kawah besar, ledakan akibat hancurnya saluran bahan bakar, dan ratusan korban tewas. Untunglah, satelit itu jatuh di Teluk Bengala, melenceng dari jalur terbangnya.
Rosat, nama satelit milik Jerman itu, jatuh ke Bumi pada Oktober tahun lalu. Satelit ini diluncurkan tahun 1990. "Posisinya saat jatuh sudah makin mendekat ke Beijing dengan kecepatan 300 mil per jam," kata Manfred Warhaut dari Pusat Operasi Antariksa Eropa di Darmstadt, Jerman.
Satelit akan memasuki atmosfer pada kecepatan yang lebih tinggi, tetapi gesekan atmosfer memperlambatnya. "Beijing tepat di jalur orbit yang terakhir," ujarnya seperti dikutip Daily Mail.
Para ilmuwan, katanya, tidak memiliki cara untuk mengontrol satelit yang jatuh itu. "Perhitungan kami menunjukkan bahwa, jika Rosat tak telat jatuh ke tanah tujuh sampai 10 menit, maka bangkai pesawat akan menghantam Beijing," kata Heiner Klinkrad, pimpinan tim di Badan Antariksa Eropa.
Sepuluh menit bukan waktu yang remeh untuk urusan jatuhnya benda dari angkasa luar. Menurut juru bicara ESA, Bernard Von Weyh, jika jatuh satu menit sebelumnya, satelit itu akan berada di Siberia dan satu menit kemudian di Samudra Pasifik.
Saat dikalkulasi, berat Rosat 2,5 ton. Biasanya, sekitar 20 sampai 40 persen dari satelit mencapai permukaan bumi ketika keluar dari orbitnya dan jatuh.
"Tapi untuk Rosat, kami tahu itu akan menjadi sekitar 60 persen karena terbuat dari bagian-bagian sangat berat dan tahan lama," katanya.
Rosat di luar perhitungan sejak awal. Satelit ini diluncurkan pada tanggal 1 Juni 1990 dari Cape Canaveraldengan dengan misi mencari sumber-sumber radiasi sinar-X. Awalnya, Rosat disetel hanya untuk bertahan hingga 18 bulan saja. Namun, satelit tetap mengirimkan transmisi data tentang lubang hitam dan galaksi jauh selama sembilan tahun.
TRIP B
Berita Terpopuler Lainnya
Data Megaupload Selamat Sampai 2 Pekan
Laju Mobil Xenia Afriyani Susanti versi Roy Suryo
Rossi Ungkap Motor Barunya Lewat Twitter
Mumi Berumur 2.200 Tahun Mengidap Kanker Prostat
Pengguna iPad Rentan Sakit Leher
Dampak Badai Iggy bagi Indonesia





