Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Taman Nasional Komodo. REUTERS/Beawiharta
Topik
JK : Donor Darah Harus Jadi Gaya Hidup
TEMPO.CO, Kupang - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla mengajak seluruh warga Indonesia menjadikan donor darah sebagai gaya hidup. Sebab, tanpa adanya donor darah, maka bisa mehyebabkan kematian.
"Donor darah harus menjadi kebiasaan dan gaya hidup agar orang dengan ikhlas membantu sesamanya," kata Jusuf Kalla saat melantik pengurus PMI NTT 2011-2016 di Kupang, Rabu, 1 Februari 2012.
Donor darah, menurut dia, bukan untuk PMI karena PMI hanya menjadi pelaksana. Namun, darah yang didonorkan bisa digunakan oleh saudara-saudara yang membutuhkan. Bisa juga untuk istri dan anak kita sendiri. "Mengatur donor darah merupakan amal ibadah," katanya.
Dia juga menghimbau kepada petugas PMI di seluruh Indonesia untuk siap siaga saat terjadi bencana. Dia berharap PMI bisa hadir di lokasi bencana enam jam setelah bencana terjadi untuk memberikan penanganan darurat bagi korban. "PMI sudah terapkan program enam jam hadir di lokasi bencana," katanya.
Apalagi, katanya, NTT termasuk wilayah yang rawan bencana, seperti banjir, longsor, gempa bumi dan dikelilingi gunung api, seperti Lewotolok, Lewotobi dan Anak Ranaka. "NTT merupakan lingkaran ''Cincin Api'' karena itu PMI NTT perlu siap siaga dan gerak cepat jika terjadi bencana," ujar Kalla.
YOHANES SEO





