foto

TEMPO/Arie Basuki

Garuda Khawatir Demo Buruh Ganggu Penerbangan  

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana ribuan buruh melakukan demonstrasi di Tangerang dikhawatirkan bakal mengganggu sejumlah jadwal penerbangan. Hal tersebut seperti yang terjadi saat demonstrasi buruh di tol Cikarang yang membuat kemacetan luar biasa sepanjang tol tersebut. "Pasti jadi macet seperti di Cikarang waktu itu," ujar Direktur Keuangan Garuda, Elisa Lumbantoruan, Kamis, 2 Februari 2012.

Jika demonstrasi itu terjadi, perusahaan akan melakukan sejumlah antisipasi agar penumpang Garuda tetap dapat melakukan penerbangan. Satu di antaranya mengundurkan waktu penerbangan beberapa menit sebelum waktu keberangkatan. "Kalau lebih dari 50 persen penumpang terjebak kemacetan, kami biasanya mengumumkan untuk mengundur penerbangan," katanya.

Namun jika antisipasi itu tidak menyelesaikan permasalahan, maka Garuda akan tetap menerbangkan pesawatnya. "Penerbangan berikutnya berarti akan dilakukan enlarge. Kami akan menggunakan pesawat yang lebih besar," ujarnya.

Penundaan penerbangan akan makan waktu berkisar 35 hingga 45 menit dari waktu keberangkatan. Namun jika lebih dari itu, maka penumpang akan diberangkatkan pada penerbangan berikutnya.

Menurut Elisa, peristiwa demonstrasi buruh itu memang mengakibatkan kerugian kepada perusahaan. Namun kerugian itu tidak dalam bentuk materiil. "Kalau delay di bawah satu jam masih belum ada kerugian. Tetapi kalau di atas satu jam kan ada Keputusan Menteri Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara," katanya.

Seperti diketahui, sekitar dua puluh ribu buruh di Tangerang, Banten, mengancam melakukan aksi mogok massal. Aksi ini akan dilakukan meskipun mediasi antara buruh Tangerang dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia yang difasilitasi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi kemarin sudah menemui kata sepakat.

SUTJI DECILYA